Sabtu, 11 Juli 2026

Tren AI Baru Bikin Heboh Orang Dewasa Bisa Foto Bareng Versi Masa Kecilnya, Begini Caranya!

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 20 September 2025 | 11:30 WIB
AI Gemini bikin nostalgia makin nyata, orang dewasa kini bisa membuat foto bareng versi masa kecil mereka dengan mudah. (Instagram/bramzed_)
AI Gemini bikin nostalgia makin nyata, orang dewasa kini bisa membuat foto bareng versi masa kecil mereka dengan mudah. (Instagram/bramzed_)

Baca Juga: Heboh Tren Baru Miniatur AI yang Super Realistis, Bagaimana Cara Membuatnya dan Apa Prompt-nya?

Prompt kedua:

A cinematic, photorealistic full-body shot of an adult meeting his childhood self in an old residential alley with a large mango tree, captured from the side view. The adult leans against the alley wall, gazing softly at the child, while the child stands at a distance looking up at him with admiration. Both figures are shown in full body, with realistic proportions and natural posture. Warm golden hour sunlight streams from the side, casting long shadows and creating a nostalgic mood over the worn alley walls and glowing mango leaves. Replace both faces with the ones from the uploaded photos, keeping every detail of their hair, outfits, and accessories exactly as in the reference images. Vertical 9:16 ratio, realistic skin texture, natural expressions, cinematic lighting, and warm tones.

Kedua prompt tersebut dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. Ada yang memilih gaya formal dengan nuansa studio, sementara yang lain lebih menyukai kesan sinematik yang terasa hidup.

Tren ini memperlihatkan bagaimana teknologi modern tidak hanya sekadar menawarkan hiburan visual, tetapi juga mampu menyentuh aspek emosional.

Baca Juga: Sandiaga Uno Hadiri Pameran Robot Zarfix Berteknologi AI Karya Anak Indonesia: ‘Indonesia Siap Bersaing di Dunia AI’

Membayangkan diri berpose bersama versi kecil di masa lalu tentu bukan hal yang mungkin dilakukan secara nyata, namun dengan bantuan AI, kenangan itu bisa dihidupkan kembali dalam bentuk foto yang realistis.

Fenomena ini menjadi bukti bahwa teknologi terus berkembang bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk menghadirkan pengalaman personal yang menyentuh hati.

Tidak heran jika banyak orang kemudian berlomba-lomba mencoba tren ini demi merasakan sensasi bertemu dengan masa kecil mereka.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X