SketsaNusantara.id – Belakangan ini, dunia maya diramaikan dengan tren unik yang mempertemukan teknologi dengan rasa nostalgia. Lewat bantuan kecerdasan buatan (AI) di platform Gemini, banyak orang dewasa berhasil membuat foto seolah sedang berpose bersama dengan diri mereka di masa kecil.
Kreator konten @bramzed_ menjadi salah satu yang mempopulerkan tren ini melalui unggahan Instagram yang langsung menyedot perhatian ribuan warganet.
“Ada trend AI baru lagi nih ketemu masa kecil. Masa sekarang sama masa kecil bisa ketemu kayak gitu kan ya?” ucapnya dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan Instagramnya.
Baca Juga: Bukan AI! Devano Danendra Pamer Selfie Langka Bareng Lisa Blackpink di Red Carpet Busan International Film Festival 2025
Ungkapan tersebut segera menuai rasa penasaran banyak orang, terbukti dari komentar netizen yang berbondong-bondong meminta tutorialnya.
Untuk bisa membuat foto unik ini, langkah pertama yang dilakukan adalah membuka aplikasi Gemini. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memanfaatkan teknologi AI dengan mengunggah dua foto yang dibutuhkan.
Foto pertama adalah potret masa kini yang mewakili diri versi dewasa, sementara foto kedua adalah potret masa kecil yang menjadi pasangan visual dalam hasil akhir.
Baca Juga: Geram! Foto Pemain Timnas Diedit AI Mesra dengan Wanita, Sampai Ada yang Lontarkan Ancaman
Setelah kedua foto terunggah, pengguna diarahkan untuk menekan ikon bergambar pisang yang terdapat di aplikasi.
Ikon ini berfungsi mengaktifkan mode gambar dan pengisian prompt sehingga sistem dapat membaca instruksi secara detail.
Begitu ikon tersebut diklik, langkah selanjutnya adalah menuliskan prompt sesuai dengan hasil foto yang diinginkan.
Dalam tutorial yang dibagikan, terdapat dua variasi prompt yang bisa digunakan. Prompt pertama menghadirkan suasana foto studio dengan nuansa cerah, sedangkan prompt kedua menawarkan hasil sinematik dengan latar gang kecil dan pohon mangga yang menghadirkan kesan nostalgia.
Prompt pertama:
Couple studio photoshoot on a plain white background.
Pose reference: the two subjects stand close together, smiling playfully.
The younger version gently holds the older version's cheek with one hand while looking at the camera, the older version squints his eyes and smiles naturally. Captured with an eye-level angle, straight-on framing. Soft front lighting with even exposure, no harsh shadows,
creating a clean and bright atmosphere. Color grading is soft, pastel, and natural, with bright tones that enhance skin texture. Replace both faces, hairstyles, outfits, and accessories with the ones from the uploaded photos (use the current photo for the adult version, and the childhood photo for the younger version). Keep every detail of their clothing, hair, and accessories exactly as in the uploaded photos. Maintain realistic skin texture, natural expressions,and photorealistic style.
Artikel Terkait
Ancaman AI Kian Nyata: Deepfake Picu Kekerasan Digital ke Perempuan, Kasus Melejit sejak 2019
Ulang Tahun ke-33, Chelsea Olivia Dapat Kejutan Spesial dari Glenn Alinskie Berupa Alat Gym Berteknologi AI
Immanuel Manurung Sulap Trailer Animasi Merah Putih One For All Jadi Lebih Modern Hanya dengan AI, Netizen Ikut Beri Respon Begini...
Hoaks! Heboh Beredar Video Sri Mulyani Sebut 'Guru Adalah Beban Negara', Ternyata Hasil Rekayasa Deepfake AI? Begini Faktanya
Guru Beban Negara? Sri Mulyani Jadi Korban Deepfake AI, Pengamat Beri Tips Masyarakat Agar Tak Termakan Berita Hoax