Tak hanya itu, netizen juga menyinggung Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri ESDM dinilai berperan dalam insiden ini lantaran tak membuka kuota impor ekstra.
Bahlil mengaku pihaknya telah memberikan kuota impor BBM yang lebih besar di tahun 2025.
Politisi Golkar ini kemudian mengusulkan agar SPBU swasta yang mengalami kelangkaan stok untuk berkolaborasi dengan Pertamina.
Hal tersebut membuat netizen meminta Prabowo Subianto untuk memecat Bahlil Lahadalia.
“Kapan itu si @bahlillahadalia dicopot @prabowogibran?” tanya netizen.
“@prabowo @fraksigerindra mending copot aja tuh si @bahlillahadalia tiap kebijakannya selalu menyusahkan rakyat,” tulis yang lain.
Sementara itu, terkait kabar PHK massal, Shell Indonesia mengungkapkan pihaknya tengah melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU selama stok BBM jenis bensin belum tersedia seperti sedia kala.
Salah satu penyesuaian operasional yang dimaksud yakni penyesuaian jam kerja hingga merumahkan beberapa pekerja.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Viral Kepala SMPN 1 Prabumulih Dicopot dari Jabatannya Imbas Tegur Anak Pejabat Bawa Mobil ke Sekolah, Ternyata Cuma Hoaks? Begini Faktanya
3 Poin Klarifikasi Wali Kota Prabumulih, H. Arlan Minta Maaf dan Luruskan Soal Rumor Pencopotan Kepala Sekolah, Mutasi Roni Ardiansyah Dibatalkan
Profil Wali Kota Prabumulih, H Arlan, Disorot usai Viral Pencopotan Kepala Sekolah, Pernah Pamer 4 Istri saat Kampanye?
Tere Liye Soroti Pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Pertanyakan Alasan Sebenarnya di Balik Kejadian
Salsa Erwina Hutagalung Apresiasi Pembatalan Aturan KPU yang Rahasiakan Dokumen Capres-Cawapres, Tegaskan Pentingnya Transparansi