“Ini kami lihat bahwa limbahnya dibuang ke sungai, termasuk pemasangan pipa laut ini berdampak pada ekologi mangrove dan sungai sebagai sumber benur udang serta sandaran kapal,” tambahnya.
Baca Juga: Dibuka Kembali 4 September 2025, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kesiapan Jalur Gumitir
Ia menambahkan, akan membahas hasil sidak ini bersama Komisi B dan C untuk direkomendasikan hasilnya kepada eksekutif.
Dikonfirmasi terpisah, staf mekanik kelistrikan PT AAP Muhammad Sholihin mengungkapkan jika DPRD Jember datang untuk melihat perizinan dari perusahaan.
“Meninjau lokasi dan penanaman pipa laut untuk penyedotan air laut. saya ini hanya mekanik kalau surat saya kurang paham. Untuk surat ini belum bisa menunjukan tapi sudah ada,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Warga Keluhkan Akses Pertanian dan Infrastuktur, Legislator Fraksi Gerindra DPRD Jember Kawal Usulan Masyarakat
Kesulitan Air Bersih saat Musim Kemarau, Legislator Gerindra DPRD Jember Usulkan Penggunaan Pipanisasi
Warga Ambulu Minta Ada Standar Harga Tembakau Petani, DPRD Jember Bakal Kawal Aspirasi Masyarakat
Pastikan LP2B Tak Dialihfungsikan , DPRD Jember Kawal Ketat Ketahanan Pangan Nasional
DPRD Jember Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan dengan Libatkan Masyarakat
Dibuka Kembali 4 September 2025, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kesiapan Jalur Gumitir
Perizinan Usaha Mie Gacoan Dinilai Tak Lengkap, Legislator NasDem DPRD Jember Minta Hentikan Pembangunan Sementara
Respon Polemik Nasional, Fraksi PKB DPRD Jember Minta Maaf dan Komitmen Tingkatkan Kinerja
AMJ Berikan 9 Tuntutan ke DPRD Jember, Korlap Aksi: Bebaskan Mahasiswa yang Masih Ditahan
Tiket Penerbangan di Bandara Notohadinegoro Mulai Dibuka, Ketua Komisi C DPRD Jember: Ini Peluang untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi