Meski demikian, ia menyadari bahwa dirinya memiliki privilese yang tidak dimiliki banyak orang, sehingga kata-katanya bisa menimbulkan salah tafsir.
Puncak dari video pernyataannya adalah ketika Rahayu menyampaikan pengunduran diri secara resmi.
“Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada fraksi Partai Gerindra,” ujarnya dengan tegas.
Meski demikian, ia berharap tetap bisa menyelesaikan satu tugas terakhir, yakni pembahasan serta pengesahan RUU Kepariwisataan yang saat ini tengah digodok di Komisi VII DPR RI.
Rahayu juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat di daerah pemilihannya—Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.
“Saya mohon maaf jika saya telah mengecewakan Anda selama saya mengemban tugas ini,” tambahnya.
Dalam video tersebut, Rahayu juga menyinggung soal dana khusus untuk daerah pemilihannya (DAPIL) yang masih tersisa. Ia berkomitmen untuk tetap menyalurkan bantuan tersebut hingga tuntas.
“Dengan sisa dana yang masih ada di rekening khusus untuk DAPIL, saya akan terus memberikan bantuan alat kesehatan, pelatihan kewirausahaan, dan sebisanya mendukung pemberdayaan anak-anak muda,” katanya.
Selain itu, Rahayu menegaskan komitmennya dalam isu-isu penting yang selama ini ia perjuangkan, mulai dari pemberantasan perdagangan orang, pengelolaan sampah berkelanjutan, isu krisis iklim dan energi terbarukan, hingga keterwakilan perempuan di dunia politik dan kepemimpinan.
Dalam bagian penutup, Rahayu menyampaikan pesan inspiratif kepada masyarakat yang ia sebut sebagai Bro dan Sis.
“Ingat Bro dan Sis, berserah tidak sama dengan menyerah, dan perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik tidak harus dari kursi di DAPIL,” tuturnya.
“Selama ada ketidakadilan, selama ada rakyat yang belum bisa bersenyum, kita masih harus berjuang tiada akhir,” tegasnya untuk terus berjuang di luar parlemen.
“Kepada para sindikat perdagangan orang, this is not the end,” pesannya kepada pihak-pihak yang kerap merugikan rakyat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Diid. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Terseret Korupsi Kuota Haji dan Diperiksa KPK 7,5 Jam, Ustadz Khalid Basalamah Tegaskan Ia Hanya Korban dari Travel Haji
Tiket Penerbangan di Bandara Notohadinegoro Mulai Dibuka, Ketua Komisi C DPRD Jember: Ini Peluang untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Menjadi Tersangka Korupsi Triliunan, Mahfud MD Nilai Nadiem Makarim Bersih Tapi Keliru?
Penerbangan Komersil 18 September 2025, Dishub: Harga Tiket Jember-Jakarta Sangat Ekonomis
Mengaku Lebih Mudah, Guru Ngaji Penerima Honorarium Berikan Apresiasi ke Pemkab Jember
Menteri Kehutanan Minta Maaf Usai Foto Bermain Kartu dengan Tersangka Pembalak Beredar