SketsaNusantara.id - Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen akhirnya buka suara terkait penangkapannya.
Melalui surat yang ditulis tangan, aktivis yang vokal menyuarakan Hak Asasi Manusia (HAM) ini membeberkan alasan Polda Metro Jaya Menangkapnya.
Surat tertanggal 2 September 2025 ini diunggah akun Instagram @dandhy_laksono pada Kamis, 4 September 2025.
“Perkara ini berkaitan dengan tindakan saya dan Lokataru yang memberikan bantuan hukum bagi mereka yang ditangkap hanya karena menyampaikan pendapat di muka umum, tulisnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Selain memberikan pendampingan hukum, pria bernama lengkap Delpedro Marhaen Rismansyah ini juga menambahkan sejumlah aksinya bersama Lokataru yang membuat dirinya dituding menghasur.
Mulai dari bantuan hukum bagi pelajar yang Kartu Jakarta Pintar-nya dicabut hingga meminta biaya gratis untuk rumah sakit bagi korban kekerasan polisi.
Meski semua hal tersebut berhasil dilakukan, namun Delpedro Marhaen harus membayar mahal dengan kebebasan dirinya.
“Semua dikabulkan dan berhasil. Tapi semua itu jadi alasan untuk menuduh saya melakukan perbuatan menghasut,” tulisnya lagi.
Kendati demikian, ia mengaku tidak menyesal karena menurutnya hal yang ia lakukan berhubungan dengan masa depan orang banyak.
“Ini soal masa depan orang banyak yang menggantungkan diri pada pendidikan. ika kami biarkan bagiamana mereka bisa mengubah nasibnya?” tulis Delpedro.
Artikel Terkait
Ferry Irwandi Bongkar Dalang di Balik Kericuhan Aksi Demo Agustus 2025, Siapa?
Pergi Saat Negara Sedang Prihatin, Untuk Apa Prabowo Subianto Pergi ke China?
3 Klarifikasi Nasaruddin Umar Usai Perkataannya Dinilai Melukai Hati Guru, Menag Ungkap Komitmen Pemerintah untuk Tingkatkan Kesejahteraan Tendik
Lisa Mariana Ikut Turun ke Jalan demi Menyuarakan Protes dan Keadilan, Ternyata Ini Alasannya
Ahmad Sahroni Akui Pernah Diusir dari Rumah Omnya Sebelum Menjadi Anggota DPR: Baju Gue Dibuang Dari Lantai 2...