Kamis, 4 Juni 2026

Tri Hita Karana, Rahasia Pulau Bali Menjaga Budaya dan Keindahannya di Tengah Arus Globalisasi

Photo Author
Nuriatus Sholikhah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 4 September 2025 | 14:00 WIB
Budaya dan Keindahan Bali (Pexels.com/Guillaume Meurice)
Budaya dan Keindahan Bali (Pexels.com/Guillaume Meurice)

SketsaNusantara.id - Di tengah arus globalisasi, pulau yang dikenal pulau dewata ini senantiasa tetap lestari budaya dan keindahannya. 

Ada sebuah ungkapan menarik tentang pulau dewata ini, katanya ketika kaki kita sudah menginjak tanah Bali, rasa rindu dang ingin kembali akan selalu hadir. Ungkapan tersebut bukan sebuah isapan jempol belaka, hal ini dibuktikan dengan banyaknya wisatawan yang terus berkunjung ke Bali untuk kesekian kalinya.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman website Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng Bali, Tri Hita Karana merupakan sebuah konsep spiritual, kearifan lokal, sekaligus falsafah hidup masyarakat Hindu Bali yang bertujuan untuk membentuk keselasaran hidup manusia.

Baca Juga: 5 Kuliner Khas Nusantara dari Berbagai Daerah dengan Sejarah dan Filosofi yang Dalam, Cek di Sini, Ada Favoritmu?

Menurut Undang-Undang Nomo 15 Tahun 2023, Karakteristik Pembangunan Bali didasari oleh Tri Hita Karana. Tri Hita Karana merupakan Filosofi masyarakat Bali mengenai tiga penyebab kebahagiaan, antara lain yaitu Parahyangan, Pawongan dan Palemahan.

Parahyangan

Parahyangan merupakan hubungan manusia dengan sang Pecipta Alam, yang diartikan bahwa manusia harus senantiasa tidak lepas dari sujud bakti kepada Tuhan, Sang Pencipta Alam Semesta beserta isinya. Contoh yang selama ini telah dilaksanakan yaitu perlindungan Pure, Pratima dan simbol keagaman.

Pawongan

Pawongan yang artinya hubungan atau interaksi manusia dengan sesamanya (manusia lain), manusia diharuskan membentuk interaksi yang selaras dengan manusia lainnya. Keselarasan hubungan tersebut dapat berupa hubungan dalam keluarga, hubungan dalam pertemanan, dan hubungan dalam pekerjaan.

Baca Juga: Diperingati Setiap 12 Rabiul Awwal, Inilah 8 Tradisi Unik Memperingati Maulid Nabi di Sejumlah Daerah di Indonesia

Implementasi Pawongan yang telah dijalankan oleh masyarakat Bali yakni tercermin dari perekonomian adat bali dan rasa bangga menggunakan produk-produk Bali.

Palemahan

Palemahan adalah satu dari tiga konsep Tri Hita Kirana yang diartikan sebagai hubungan manusia dengan alam atau lingkungan tempat tinggal. Dalam hal ini termasuk tumbuh-tumbuhan, binatang dan hal-hal lain.

Implementasi Palemahan bisa dilihat dari program Bali pulau organik serta perlindungan danau, sungai dan matai air terlindungi. Bahkan yang terkenal adalah sistem Subak, yang masuk dalam warisan UNESCO.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X