Chilian Paradox (Paradoks Chile) sendiri adalah sebuah fenomena sosial-ekonomi di mana suatu negara mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dan secara angka berhasil menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.
Namun pada saat yang sama, terjadi ketidakpuasan sosial yang meluas, terutama di kalangan kelas menengah, istilah ini menjadi populer setelah kerusuhan besar yang melanda Chile pada Oktober 2019.
Peristiwa ini disebut sangat paradoks karena saat itu, Chile dikenal sebagai salah satu negara dengan kinerja ekonomi terbaik di Amerika Latin.
Pendapatan per kapita tertinggi, pertumbuhan ekonomi yang stabil, dan penurunan kemiskinan yang drastis menjadi indikator keberhasilan negara tersebut.
Namun, di balik angka-angka makroekonomi yang mengesankan itu, tersimpan ketidakpuasan mendalam dari masyarakat, terutama kelas menengah.
Mereka merasa terabaikan dan tidak mendapatkan imbal balik yang sepadan dengan kontribusi mereka terhadap perekonomian hingga pecahlah kerusuhan besar yang melanda Chile lada Oktober 2019.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Prilly Latuconsina dan Omara Esteghlal Buka Suara Soal Demo Besar-besaran di Tanah Air, Kritik Hal Ini
Indonesia Berduka! 7 Korban Jiwa dalam Demo 28-31 Agustus 2025, Salah Satunya Mahasiswa AMIKOM Yogyakarta
Jenguk dan Naikkan Pangkat Polisi yang Alami Cedera, Prabowo Nyatakan Perang Pada Tindakan Makar Saat Demo
Presiden Prabowo Subianto Sebut Ada Mafia di Balik Aksi Demo Beberapa Hari Terakhir, Tegaskan Tak Akan Pernah Mundur Sampai Kapanpun!
Presiden Prabowo Subianto Naikkan Pangkat Polisi yang Luka Saat Kawal Demo, Netizen: Lalu Rakyat Dapat Apa?