Bahkan, akun @skibidi_ritzzz melontarkan pernyataan lebih keras, “Dia bener-bener gak peduli sama rakyat?!!!”
Di tengah derasnya kritik, tidak sedikit pula yang memahami langkah Prabowo. Bagi sebagian kalangan, kenaikan pangkat luar biasa dianggap sebagai wujud penghargaan yang pantas bagi aparat kepolisian yang memang harus menghadapi risiko besar saat bertugas.
Namun, perdebatan muncul karena publik menilai apresiasi serupa jarang diberikan kepada masyarakat sipil yang turut menjadi korban dalam dinamika demokrasi. Dalam banyak kasus, warga sipil yang terluka saat menyuarakan aspirasi justru berakhir tanpa perhatian yang layak.
Hal inilah yang membuat wacana apresiasi dari pemerintah terhadap rakyat juga ramai digaungkan. Bagi banyak netizen, demokrasi tidak bisa berjalan sehat jika hanya aparat negara yang diberi ruang penghormatan, sementara suara rakyat yang seharusnya menjadi roh utama demokrasi justru sering diabaikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
TNI-Polri Turun Tangan, Presiden Prabowo Minta Langkah Tegas Atasi Aksi yang Mengganggu Stabilitas Nasional Indonesia
Ferry Irwandi Bongkar Dugaan Dalang Kerusuhan Demo Sejak 25 Agustus 2025, Minta Prabowo dan Intelejen Telusuri Jejak Digital
Presiden Prabowo Subianto Membahas Perkembangan Situasi Negara Pasca Kepolisian Melakukan Pelanggaran saat Demo: Lakukan dengan Cepat dan Transparan
Gus Yahya dan 16 Ormas Islam Ajak Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Situasi Demonstrasi, Siap Bahu Membahu Bersama Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Pastikan Ruang Dialog Terbuka, DPR Diminta Undang Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa untuk Sampaikan Aspirasi