Minggu, 19 Juli 2026

Isu Minyak Babi di Food Tray Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Tegaskan Akan Ganti Semua jika Terbukti

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 September 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi, food tray yang menggunakan minyak babi. (Pexels/Omar Tapia )
Ilustrasi, food tray yang menggunakan minyak babi. (Pexels/Omar Tapia )

SketsaNusantara.id - Isu dugaan penggunaan minyak babi pada food tray atau ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik.

Pemerintah memastikan akan menelusuri kebenaran kabar ini dengan serius. Apakah benar alat makan untuk program tersebut mengandung bahan haram?

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Jika hasil uji laboratorium membuktikan dugaan itu benar, maka seluruh food tray untuk program MBG akan segera diganti tanpa terkecuali.

“Ya tentu saja (diganti semua). Begini, kita kan harus chek and rechek benar atau tidak ya kan, sejauh ini khan semua sudah digunakan,” ujar Dadan kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Baca Juga: Klarifikasi Istana soal Isu Minyak Babi pada Food Tray MBG, Hasan Nasbi Tegaskan Bisa Uji di BPOM

Menurut Dadan, proses pengecekan dilakukan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Tidak hanya itu, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian juga dilibatkan dalam investigasi ini.

Ia menegaskan bahwa pengadaan food tray sepenuhnya dilakukan oleh mitra, bukan oleh BGN.

Baca Juga: Viral Irisan Semangka MBG Mirip Lembaran Tissue, Netizen: Setipis Keadilan di Negeri ini

“Perlu diketahui juga seluruhnya dibeli mitra. BGN belum melakukan satu pun pembelian, jadi kita akan cek semua,” jelas Dadan.

Isu ini pertama kali mencuat melalui laporan dari Indonesia Business Product (IBP) yang menyebut adanya dugaan penggunaan minyak babi pada food tray MBG yang diimpor dari China.

Sejumlah organisasi pelajar pun menyurati Menteri Perdagangan agar pemerintah mulai menggunakan food tray yang diproduksi di dalam negeri untuk memastikan keamanan dan kehalalan produk.

Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) juga telah menyampaikan tanggapannya. Kepala PCO Hasan Nasbi menegaskan bahwa pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin keamanan alat makan yang digunakan dalam program MBG.

“Sejauh ini kita tidak menemukan, tapi kalau memang ada kekhawatiran soal itu, kita uji saja,” kata Hasan kepada wartawan di Kantor PCO, Jakarta Pusat pada 26 Agustus 2025.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X