SketsaNusantara.id - Pada Senin, 1 September 2025, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Rumah Sakit Polri di Kramatjati, Jakarta Timur, untuk menjenguk anggota kepolisian yang terluka saat mengamankan aksi demonstrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan beberapa pernyataan penting, termasuk kenaikan pangkat polisi hingga ancaman terhadap pelaku tindakan makar.
Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa keprihatinannya atas luka yang dialami para polisi pada demo beberapa waktu yang lalu.
Baca Juga: Prabowo Subianto Tegaskan Tak Akan Pernah Mundur: Saya Yakin Rakyat Bersama Saya!
Ia bahkan melihat langsung kondisi beberapa anggota yang terluka parah, termasuk yang mengalami cedera di kepala.
"Banyak anggota yang terkena petasan, ada yang terbakar di leher, ada juga di paha," ungkap Prabowo dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV
"Sebagai kepala negara, orang tua mereka saya menengok mereka, saya ucapkan terimakasih atas nama negara, saya perintahkan mereka diberi kenaikan pangkat," imbuhnya.
Prabowo juga meminta Kapolri untuk memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada para petugas yang terluka sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan mereka dalam menjaga keamanan.
Prabowo juga menyinggung tentang perbedaan antara demonstrasi yang damai dengan tindakan anarkis.
Ia menyebut bahwa aksi demonstrasi yang berujung pada kekerasan dan perusakan adalah tindakan yang tergolong makar atau upaya menggulingkan pemerintahan yang sah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir tindakan seperti itu dan akan menindak tegas para pelakunya.
"Kita duga ada indikasi-indikasi dan akan ambil tindakan menghadapi mafia-mafia," tegas Prabowo.
Artikel Terkait
TNI-Polri Turun Tangan, Presiden Prabowo Minta Langkah Tegas Atasi Aksi yang Mengganggu Stabilitas Nasional Indonesia
Ferry Irwandi Bongkar Dugaan Dalang Kerusuhan Demo Sejak 25 Agustus 2025, Minta Prabowo dan Intelejen Telusuri Jejak Digital
Presiden Prabowo Subianto Membahas Perkembangan Situasi Negara Pasca Kepolisian Melakukan Pelanggaran saat Demo: Lakukan dengan Cepat dan Transparan
Gus Yahya dan 16 Ormas Islam Ajak Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Situasi Demonstrasi, Siap Bahu Membahu Bersama Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Pastikan Ruang Dialog Terbuka, DPR Diminta Undang Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa untuk Sampaikan Aspirasi
Prabowo Umumkan DPR Cabut Tunjangan dan Stop Perjalanan Luar Negeri, Parpol Tegaskan Langkah Tegas untuk Kader