“Affan Kurniawan, kawan kita sesama pekerja, sesama warga negara Indonesia, telah mati dibunuh polisi. Dia ditabrak kendaraan taktis yang melaju kencang,” tulis unggahan tersebut.
Unggahan itu juga menyebut bahwa ada korban lain selain Affan.
“Menurut kabar yang beredar di jejaring warga, ada empat korban lain yang ditabrak polisi hari ini, termasuk Moh. Umar Amarudin. Penabrakan Umar terekam jelas dan beredar sangat luas di media sosial. Nyawanya selamat, namun ia masih terbaring di rumah sakit,” lanjutnya.
Dalam narasi yang sama, Ferry bersama rekan-rekannya mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian.
“Kami mengecam keras pembunuhan (dan percobaan pembunuhan) brutal ini dan menuntut Kepolisian Republik Indonesia bertanggung jawab sepenuhnya, dalam tempo sesingkat-singkatnya. Jangan lagi ada pembohongan. Jangan lagi ada penundaan. Jangan lagi ada omong kosong apa pun demi nama baik institusi. Adili para pembunuh warga sipil sekarang juga, mulai dari para eksekutor hingga para komandan yang memberi mereka perintah!” tulisnya dengan tegas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
196 Anak Ditangkap dalam Demo 25 Agustus 2025, KPAI Turun Tangan Untuk Pastikan Hal Ini
Komdigi Bakal Panggil TikTok dan Meta soal Konten Pemicu Demo DPR, Sosok ini Sindir: Beresin Dulu Judol yang Merajalela!
Jusuf Kalla Tanggapi Aksi Demo 25 Agustus 2025 hingga Libatkan Anak SMA, Singgung Hak Berbicara
6 Tuntutan Demo 28 Agustus 2025, Ribuan Buruh Desak Pemerintah Hapus Sejumlah Pajak hingga Hapus Outsourcing
Polda Metro Jaya Larang Massa Live TikTok saat Demo 28 Agustus 2025, Kombes Pol Ade Ary: Ada Metode Baru
Kepolisian Cegah Pelajar Ikut Aksi Demo Buruh 28 Agustus, Sekitar 120 Siswa Ikut Terjaring