Kamis, 4 Juni 2026

Indonesia Siap Bangun Bank Genetik, Luhut Pastikan Dukungan Prabowo dan Rencana Produksi Bibit Unggul Pertanian Nasional

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:00 WIB
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, ungkap rencana pembentukan bank genetik untuk produksi bibit unggul pertanian di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada 27 Agustus 2025 (Instagram @luhut.pandjaitan.)
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, ungkap rencana pembentukan bank genetik untuk produksi bibit unggul pertanian di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada 27 Agustus 2025 (Instagram @luhut.pandjaitan.)

SketsaNusantara.id - Rencana pembangunan bank genetik di Indonesia mendapatkan dukungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan usai bertemu Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Agustus 2025.

Bank genetik atau gene bank ini dirancang untuk melindungi plasma nutfah sekaligus mendukung produksi bibit unggul di sektor pertanian, herbal, dan hortikultura.

Baca Juga: 5 Fakta Nurmala Kartini: Adik Luhut Binsar dan Calon Dubes Jepang yang Pernah Wakili RI di 3 Negara Amerika Selatan

Luhut menjelaskan bahwa dukungan Presiden menjadi langkah penting dalam mengakselerasi pelaksanaan proyek yang telah direncanakan sejak tiga tahun lalu.

“Presiden melihat bahwa pertanian Indonesia itu begitu scientific pengelolaannya dan nanti Bu Fatma menjadi direktur untuk research mengenai bibit unggul pertanian, herbal dan holtikultura,” ucap Luhut kepada awak media.

Direktur Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura Indonesia, Sri Fatmawati, yang mendampingi Luhut, menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara dengan mega biodiversitas perlu memiliki bank genetik.

Baca Juga: Lebaran ke Solo, Luhut Binsar Pandjaitan Mendapat Titipan Pesan Rahasia dari Jokowi untuk Prabowo: Ada Masalah Besar?

Menurutnya, fasilitas tersebut akan menjadi langkah strategis dalam menjaga dan memanfaatkan kekayaan hayati secara berkelanjutan.

“Jadi, salah satu yang harus kita jaga sebagai negara mega biodiversitas kita harus memiliki gene bank dan itu yang kami sampaikan kepada bapak Presiden dan beliau sangat mendukung untuk menjaga plasma nutfah Indonesia,” terang Fatma.

Luhut memaparkan bahwa Presiden meminta agar ringkasan kerja sama untuk pelaksanaan proyek segera disusun.

Permintaan itu menjadi sinyal kuat bahwa proyek akan segera dijalankan di bawah koordinasi Kementerian Pertanian.

Ia menyebut bahwa proses perencanaan yang sudah berlangsung selama tiga tahun kini berada di tahap akhir.

Dukungan pemerintah menjadi dorongan penting agar pelaksanaan segera dimulai dan melibatkan tenaga ahli dalam negeri.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X