Gaya bermain Haye yang dikenal tenang, rapi, serta memiliki kemampuan distribusi bola yang mumpuni diyakini membuat Persib semakin optimistis menghadapi persaingan di kompetisi domestik maupun level Asia.
Namun, kepindahan sang gelandang juga meninggalkan catatan menarik. Ia terakhir kali tercatat memperkuat Almere City di ajang Eredivisie Belanda, sebelum akhirnya membuka lembaran baru di Indonesia.
Namun kontraknya berakhir pada 30 Juni 2025, sehingga ia sempat berstatus tanpa klub. Situasi inilah yang membuat keputusannya merapat ke Persib dianggap sebagai langkah realistis.
Bagi Haye sendiri, tampil di Liga Super League akan menjadi tantangan segar sekaligus pembuktian kariernya di kawasan Asia. Sebagai pemain yang pernah berkiprah di kompetisi Eropa, ekspektasi publik tentu sangat tinggi.
Namun, ada pula yang menilai kepindahannya ke Asia, khususnya Indonesia, merupakan bentuk penurunan karier. Kendati begitu, dengan kualitasnya, Haye diyakini bisa tetap memberikan kontribusi besar bagi Persib Bandung.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Timnas Putri Indonesia U-16 Kokoh Jadi Juara Grup Usai Libas Malaysia dan Lolos ke Semifinal ASEAN U16 Girl’s Mandiri Championship 2025
Angkat Alexander Zwiers Sebagai Technical Director Baru, Erick Thohir Ungkap Harapan Atas Kehadirannya
Alexander Zwiers Resmi Jadi Direktur Teknik Timnas Indonesia, Misi Hidup demi Garuda
Timnas Indonesia U-23 Umumkan Skuad AFC U-23 Asian Cup Qualifiers 2026, Absennya Pemain Andalan Tuai Keraguan Netizen
Timnas Batal Bertanding Dengan Kuwait Yang Mengundurkan Diri Secara Tiba-tiba, 3 Negara Ini Disebut Siap Menggantikan