Minggu, 19 Juli 2026

Dari Lailatul Ijtima': Pembukaan UUD Disebut Atas Berkat Rahmat Allah, Wujud Peran Ulama Raih Kemerdekaan

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Ketua MWC NU Diwek Jombang KH Hamdi Sholeh (tengah) saat memberikan mauidzah hasanah. (SketsaNusantara.id)
Ketua MWC NU Diwek Jombang KH Hamdi Sholeh (tengah) saat memberikan mauidzah hasanah. (SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Sedikitnya 300 jamaah memadati Masjid At-Tamrin Dusun Gading Desa Pandanwangi, Diwek, Jombang, Selasa 26 Agustus 2025, malam. Mereka dengan tertib dan khusyu mengikuti Lailatul ljtima'.

Kegiatan rutin ini digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek. Sehingga jamaah yang datang baik tua maupun muda, baik pria maupun wanita.

Mereka berasal dari lembaga dan badan otonom MWCNU Diwek. Termasuk para pengurus ranting-ranting NU yang ada di Kecamatan Diwek.

Baca Juga: Aturan Baru LPG 3 Kg 2026: Pembelian Wajib Pakai NIK, Pemerintah Tegaskan Penyaluran Harus Tepat Sasaran

Rangkaian kegiatan dimulai setelah jamaah lsya. Mereka kemudian shalat-shalat sunat yang dipimpin KH Bajuri Arif, Ketua Tanfidziyah Ranting NU Pandanwangi.

Agenda berikutnya adalah istighosah yang dipimpin KH Nurul Fuad, Wakil Ketua PCNU Jombang. "Naskah teks istighosah bisa dibawa pulang oleh jamaah untuk diamalkan di rumah, karena ini istighosah dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari, pendiri NU," ujarnya.

Rais Syuriah Ranting NU Pandanwangi KH Muhyar Burhanuddin menyampaikan rasa senangnya karena kegiatan Lailatul ljtima' MWCNU Diwek digelar di rantingnya. "Meski bulan Agustus ini di desa Pandanwangi sudah banyak kegiatan, semoga membawa berkah bagi semua," ujarnya.

Baca Juga: ISNU, Kekuatan Besar Tanggung Jawab Besar

Saat memberikan mauidzah hasanah, Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh menjelaskan peran ulama dalam meraih kemerdekaan lndonesia. "Maka di pembukaan UUD disebut atas berkat rahmat Allah," ujarnya.

Kemerdekaan lndonesia terwujud, lanjutnya, tidak mungkin direbut hanya mengandalkan kekuatan senjata. "Terlebih bangsa lndonesia saat itu kalah dalam kekuatan senjata dibanding Belanda," kenangnya.

Baca Juga: Zulhas Terima Bintang Republik Indonesia Utama dari Presiden Prabowo, Dedikasikan untuk Petani, Nelayan, dan Pedagang Kecil

Tugas bangsa lndonesia sekarang, imbuhnya, harus menjaga persatuan. "Tidak boleh pecah dari jamaah," pesannya.

"Terlebih kemerdekaan itu diisi dengan mencari ilmu seperti ini," katanya. "Mari kita teruskan kegiatan jamaah seperti Lailatul ljtima' yang sudah digagas para masayikh NU dulu," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X