Minggu, 19 Juli 2026

Pasha Ungu Jawab Isu Mundur dari DPR karena Tak Mau 'Makan Uang Haram': Tidak Ksatria...

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:01 WIB
Penyanyi sekaligus anggota DPR RI Pasha Ungu  (Instagram @pashaungu_vm)
Penyanyi sekaligus anggota DPR RI Pasha Ungu (Instagram @pashaungu_vm)

SketsaNusantara.id - Beberapa waktu yang lalu beredar sebuah video viral di media sosial mengklaim bahwa Pasha Ungu, yang kembali terpilih sebagai anggota DPR RI, telah mengundurkan diri dari jabatannya. 

Video tersebut menyebut alasan pengunduran diri adalah karena ia tidak mau "makan uang haram" dari posisinya di parlemen. 

Menanggapi kabar yang beredar luas ini, Pasha akhirnya angkat bicara untuk memberikan jawabannya.

Baca Juga: Jawab Aksi Joged DPR RI, Mantan Anggota DPR RI Krisdayanti Berharap Berita DPR Tidak Terus 'Digoreng' oleh Publik

"Saya rasa saya tidak perlu klarifikasi ya karena saya tidak pernah menyampaikan statement bahwa saya akan mundur dari DPR," tegas Pasha dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.

"Lalu apa yang harus saya klarifikasi?," imbuhnya.

Pasha, yang memiliki nama lengkap Sigit Purnomo Syamsuddin Said, secara tegas membantah seluruh isi video viral tersebut. 

Baca Juga: Jawaban Puan Maharani Atas Demo di DPR RI , Singgung Fungsi Beton di Gerbang Gedung DPR

Ia menyatakan bahwa kabar dirinya mundur dari DPR adalah hoax dan ia saat ini ia masih mengaku memikul tanggung jawab pada daerah pemilihannya.

Untuk itu ia merasa memiliki tanggung jawab untuk mewakili aspirasi masyarakat tersebut.

"Saya punya tanggung jawab untuk memikul aspirasi mereka, kalau kemudian 1 tahun saya mundur saya kira kurang ksatria," tegasnya lagi.

Baca Juga: Dianggap Tuli Pada Aspirasi Rakyat, Jawaban Mensesneg Terkait Aksi Demo Desak Bubarkan DPR RI 25 Agustus 2025 Jadi Sorotan

Sementara itu video yang beredar dimana ia terlihat diam saat anggota DPR lain berjoged tersebut diduga sengaja dibuat untuk memprovokasi opini publik.

Hal itu terutama dibuat di tengah isu-isu sensitif yang sedang menimpa DPR, seperti kenaikan tunjangan dan demonstrasi besar yang berujung ricuh.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X