Kamis, 4 Juni 2026

Jerome Polin Soroti Anggaran Pendidikan Indonesia, Usul Restrukturisasi APBN untuk Kesejahteraan Guru

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 23 Agustus 2025 | 19:00 WIB
Momen Jerome Polin membagikan liburan di Sydney.  (Instagram/jeromepolin)
Momen Jerome Polin membagikan liburan di Sydney. (Instagram/jeromepolin)

 

SketsaNusantara.id - Isu pendidikan selalu menjadi sorotan publik, terutama soal anggaran yang begitu besar namun hasilnya masih belum maksimal.

Kali ini, kritik datang dari salah satu konten kreator sekaligus edukator muda yang dikenal luas, Jerome Polin Sijabat.

Melalui cuplikan podcast Suara Berkelas, Jerome mengungkapkan pandangannya mengenai pengelolaan dana pendidikan agar dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga: Zee Zee Shahab Ceritakan Jatuh Bangunnya Menyusun Disertasi untuk Program Doktornya: Agar Bisa Mendapat Gelar di Depan Namaku…

Ia menekankan bahwa meskipun anggaran pendidikan di Indonesia sudah tergolong besar, penerapannya masih dianggap belum menyentuh persoalan mendasar.

“Kayak, anggaran pendidikan di Indonesia kan lumayan gede nih, ya kan? Sebenernya aku juga penasaran banget sih, aku tuh pingin ngobrol sama orang kementerian atau deep dive gitu. Masalahnya dimana sih gitu? Anggaran segede ini,” ungkap Jerome dikutip SketsaNusantara.id dari potongan video podcast yang diunggah akun Instagram @suaraberkelas.

Menurut Jerome, seharusnya dengan dana yang begitu besar, peningkatan kesejahteraan guru bukanlah hal yang mustahil. Ia menilai salah satu kendala utama adalah pembagian anggaran yang tidak proporsional.

Baca Juga: Pernyataan Wakil Ketua DPR soal Tunjangan Rumah Rp50 Juta Bikin Jerome Polin Angkat Suara dan Ajari Cara Menghitung

“Kalau untuk naikin gaji guru itu sangat-sangat musibel menurut aku. Kalau memang anggarannya kurang ya, kenapa nggak melakukan restrukturisasi APBN gitu?” tambahnya.

Dalam pandangan Jerome, restrukturisasi APBN bisa menjadi langkah penting untuk memastikan anggaran pendidikan digunakan secara lebih optimal.

Saat ini, sekitar 20 persen dari APBN dialokasikan untuk pendidikan. Jerome pun menyarankan agar porsi tersebut dapat ditingkatkan hingga 30 persen, atau setidaknya dengan mengalihkan sebagian anggaran dari pos yang kurang prioritas ke sektor pendidikan.

“Oke, APBN sekarang 20% pendidikan, kenapa nggak naikin 30%? Atau kalau tetap 20% yang utamanya, ya anggaran-anggaran nggak penting itu dipotong. Orang-orang yang nggak terlalu berkontribusi, ya udah dipotong anggarannya,” jelas Jerome.

Usulan tersebut sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran, di mana setiap dana yang dikeluarkan harus benar-benar sebanding dengan kontribusi yang dihasilkan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X