“Jangan lupakan sejarah bahwa pemimpin yang adil akan dikenang dan dimuliakan...bahwa pemimpin yang dzalim akan terlaknat dan terhinakan,” imbuhnya.
Mahfud MD juga menjelaskan, pesan Bung Karno tersebut juga dalam dilihat dari perjalanan sejarah manusia juga bangsa-bangsa di dunia.
“Hanya soal waktu, semua pasti terjadi, tentang hukum sejarah ini,” ujarnya.
Pesan Bung Karno ini, kata Mahfud juga selaras dengan apa yang disampaikan kitab-kitab suci.
Ia pun mengutip salah satu ayat Al Quran yakni Surat Al-Hasyr ayat ke-18.
Yaa ayyuhallażīna aamanuttaqullaaha waltanẓur nafsum maa qaddamat ligad, wattaqullaah, innallaaha khabirum bimaa ta'malụn.
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada allah dan lihatlah jangan lupa sejarah masa lalumu untuk bahan membangun masa depanmu.
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Detik-Detik Pengukuhan Paskibraka Nasional 2025 di Istana Negara Jelang Upacara HUT ke-80 RI
Megawati Kenang Jadi Paskibraka 1963, Kini Saksikan 76 Anggota Dikukuhkan untuk Bertugas di HUT ke-80 RI di Istana Merdeka Jakarta
Peringati HUT RI ke 80, Bupati Jember Gus Fawait Beri Kado Kemerdekaan untuk Warga Bandealit
Momen Prabowo Subianto Pimpin Ziarah Nasional dan Renungan Suci Tengah Malam di TMP Kalibata, Kenang Jasa Para Pahlawan
Potret Arumi Bachsin dan Emil Dardak Pakai Baju Adat pada HUT ke-80 Indonesia hingga Singgung Makna Merdeka