Ketegangan memuncak ketika sebagian peserta melempar botol plastik ke arah petugas.
Baca Juga: Update Situasi Terkini Demo Pati 13 Agustus 2025, Terjadi Bentrokan hingga Tembakan Gas Air Mata
Brimob segera membentuk formasi penghalang untuk menjaga jarak aman. “Kami mohon semua pihak menahan emosi. Aksi ini akan lebih kuat pesannya bila tetap berjalan damai,” jelasnya.
Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan bahwa pengamanan berorientasi pada keselamatan seluruh warga.
“Kami tidak ingin ada korban, baik dari peserta aksi, masyarakat, maupun petugas,” tegasnya.
Ia menutup dengan pesan bahwa perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi, namun keamanan publik tetap prioritas.
“Mari kita tunjukkan bahwa Pati adalah daerah yang mampu menyampaikan aspirasi secara beradab dan bermartabat,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
5 Fakta Demo Pati 13 Agustus 2025, Tuntut Bupati Sudewo Mundur, Donasi Warga hingga Bendera One Piece di Tengah Aksi Massa
Komisi B DPRD Jember Minta Disperindag Pastikan Elpiji 3 Kg Stok dan Harganya Stabil
Nusron Wahid Klarifikasi soal Tanah Nganggur, Tegaskan Tak Menyasar Lahan Rakyat dan Minta Maaf ke Publik
Ambil Langkah Strategis, Bupati Mas Rio Berikan Diskon PBB untuk Masyarakat Situbondo
DPRD Pati Rapat Mendadak Bahas Tuntutan Demo 13 Agustus yang Minta Bupati Sudewo Mundur, Netizen: Semoga Bukan Prank
Sempat Dikabarkan Meninggal, Jurnalis yang Meliput Demo Pati 13 Agustus Dievakuasi ke RSUD Suwondo, Begini Kondisinya