SketsaNusantara.id - Aksi demonstrasi yang digelar masyarakat di Alun-alun dan Gedung DPRD Pati menimbulkan korban.
Salah seorang jurnalis yang tengah meliput aksi demo 13 Agustus 2025 ini menjadi korban gas air mata yang ditembakkan pihak aparat kepolisian.
Korban atas nama Lilik Yuliantoro merupakan jurnalis dari media Tuturpedia yang meliput langsung aksi unjuk rasa tersebut.
Dikutip dari akun Facebook Tuturpedia, korban tengah bertugas meliput aksi demonstrasi di Pendopo Kabupaten Pati.
Namun di tengah proses liputan, beredar kabar yang bersangkutan meninggal dunia dalam unjuk rasa tersebut.
Berdasarkan siaran pers resminya, Tuturpedia membantah kabar tersebut.
“Beberapa berita yang beredar mengabarkan Lilik meninggal dunia hingga saat ini dapat kami pastikan hoax,” tulis Tuturpedia sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari Facebook @tuturpedia.
Lilik rupanya menjadi salah satu korban gas air mata yang ditembakkan aparat dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Korban yang dilaporkan sempat pingsan ini langsung dievakuasi ke RSUD Suwondo untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Update Situasi Terkini Demo Pati 13 Agustus 2025, Terjadi Bentrokan hingga Tembakan Gas Air Mata
Kondisi terkini, korban sudah dalam kondisi sadar namun masih lemas.
Artikel Terkait
Komisi B DPRD Jember Minta Disperindag Pastikan Elpiji 3 Kg Stok dan Harganya Stabil
Nusron Wahid Klarifikasi soal Tanah Nganggur, Tegaskan Tak Menyasar Lahan Rakyat dan Minta Maaf ke Publik
Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Kesiapan Bandara Notohadinegoro, Panerbangan Jember-Jakarta Dimulai 17 Agustus Mendatang
Ambil Langkah Strategis, Bupati Mas Rio Berikan Diskon PBB untuk Masyarakat Situbondo
Pastikan Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Berjalan Lancar, Dishub Jember: Kesiapannya Capai 80 Persen