Minggu, 19 Juli 2026

Klarifikasi WAMI Soal Royalti Ari Lasso Picu Gelombang Hujatan Netizen yang Tuntut Transparansi dan Profesionalisme

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:30 WIB
 Potret Ari Lasso saat sedang konser. (Instagram/ari_lasso)
Potret Ari Lasso saat sedang konser. (Instagram/ari_lasso)

"Dihapus mulu tuh komen," sindir @nichorizky, yang mengisyaratkan adanya penyensoran terhadap kritik.

"Itu karena Ariel Lasso protes. Coba kalo gak ada yg protes kan pasti LMK akan diam, kita dukung Ari Lasso." komentar dari @bro_satria_official, yang menilai protes Ari Lasso memicu reaksi publik.

"Ga bener!!!!" komentar dari @iky.sailendra, yang menganggap klarifikasi WAMI tidak masuk akal.

"Kesalahan teknis? Lu kerja pake orang yang berkompeten di bidangnya kaga? Sekadar kirim email aja salah?" tulis @jooojpg_, yang meragukan profesionalitas staf WAMI.

"Semoga dapat transfer Royalti lagi. Aamiin. Jangan lupa selalu bersyukur." doa dari @wahyu.epmusik, yang memberi dukungan tapi tetap mengingatkan pentingnya rasa syukur.

"@official.kpk mau di cek gak sih wami wami an ni? Sampe artis juga yang viralin." ujar @ramandana_lodhaya, yang meminta KPK memeriksa aliran dana.

"Udah munculin aja transparan ke publik gimana cara hitungnya." tanya lagi @pratamafakhran, yang menuntut keterbukaan soal mekanisme perhitungan.

"Share dong WAMI, di mana bisa lihat laporan audit independennya biar kami bisa tahu." tulis @endayhtullah, yang mendesak publikasi laporan audit independen.

Gelombang komentar ini menunjukkan bahwa publik, khususnya pencipta musik dan penikmatnya, menginginkan kejelasan penuh terkait proses distribusi royalti. Istilah kesalahan teknis dinilai terlalu sederhana untuk menjelaskan masalah yang menyangkut keuangan para musisi.

WAMI menutup pernyataannya dengan janji untuk memperketat prosedur pengiriman, melakukan verifikasi berlapis, dan meningkatkan sistem keamanan distribusi informasi. Pintu dialog disebut selalu terbuka untuk masukan, kritik, dan saran konstruktif demi perbaikan kinerja lembaga.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X