Kamis, 4 Juni 2026

Nusron Wahid Klarifikasi soal Tanah Nganggur, Tegaskan Tak Menyasar Lahan Rakyat dan Minta Maaf ke Publik

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:30 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meminta maaf soal pernyataan semua tanah milik negara.  (YouTube DPR)
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meminta maaf soal pernyataan semua tanah milik negara. (YouTube DPR)

Hal ini untuk memastikan tidak ada pihak yang kehilangan hak atas tanah yang telah dimiliki secara sah.

“Jadi, bukan menyasar tanah rakyat, pekarangan rakyat, atau tanah waris, apalagi yang sudah mempunyai status sertifikat hak milik maupun hak pakai,” tegasnya.

Selain memberikan penjelasan teknis, Nusron juga menanggapi ucapannya yang menyebut tanah milik negara. Ia mengakui bahwa pernyataan tersebut awalnya dimaksudkan sebagai candaan, namun dianggap kurang tepat.

“Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya kepada publik, netizen, dan masyarakat Indonesia atas sabul lisan ini dan kami berkomitmen akan lebih hati-hati memilih kata agar pesan kebijakan pemerintah bisa tersampaikan dengan baik, jelas, dan tidak menyinggung pihak manapun,” ujarnya.

Dengan klarifikasi ini, Nusron berharap masyarakat memahami bahwa kebijakan pengambilalihan tanah nganggur hanya berlaku untuk lahan tertentu yang tidak produktif.

Ia menekankan pentingnya penggunaan tanah secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat, sejalan dengan amanat konstitusi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X