Kamis, 4 Juni 2026

Lantik Panglima dan Komandan Baru, Prabowo Subianto Tegaskan Pemimpin Harus Melindungi Pasukan

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 19:00 WIB
Prabowo Subianto saat melantik sejumlah panglima kodam (Dok. Sekretariat Negara)
Prabowo Subianto saat melantik sejumlah panglima kodam (Dok. Sekretariat Negara)

SketsaNusantara.id - Hadiri Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer, Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Tandayo Budi sebagai Wakil Panglima TNI.

Ia juga mengangkat enam panglima kodam, 20 komandan brigade, dan 100 batalyon teritorial.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga turut menyerahkan piagam penghargaan Bintang Sakti kepada prajurit yang dinilai memiliki integritas tinggi.

Baca Juga: Hadiri Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer, Prabowo Subianto: TNI Adalah Anak Knadung Rakyat

“Dan untuk itulah hari ini saya melantik enam panglima kodam baru, 20 komandan brigade baru, dan 100 batalyon teritorial pembangunan baru,” tuturnya.

Prabowo berpesan, para pemimpin yang dilantik harus memimpin dari depan, menjadi teladan, dan berada di garis terdepan dalam situasi kritis.

“Saya telah melantik panglima-panglima, komandan-komandan Brigade. Orang-orang yang dipilih, saudara-saudara sebagai pemimpin, harus memimpin dari depan,” katanya.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Indonesia Butuh Pertahanan Kuat di Tengah Ketidakpastian Dunia dan Ancaman Global 

Ia menjelaskan, panglima dan komandan merupakan garda terdepan yang harus melindungi para prajuritnya di medan berbahaya.

“Panglima TNI, Panglima Pasukan TNI, komandan-komandan Brigade, komandan-komandan batalyon, memimpin dari depan. Memimpin di tengah-tengah pasukan, berada selalu di tempat yang paling berbahaya, berada selalu di tempat yang paling kritis,” imbuhnya.

Prabowo menambahkan, pemimpin sejati tidak memimpin dari belakang, melainkan memberi contoh, termasuk dengan menjadi prajurit terbaik bagi pasukannya.

Baca Juga: Prabowo Subianto Hadiri National Day Singapore, Puluhan WNI Kibarkan Merah Putih hingga Serukan Semangat Kemerdekaan

”Tidak ada komandan pasukan yang memimpin dari belakang. Pemimpin dari depan, pemimpin memberi contoh. Pemimpin adalah prajurit yang paling baik,” tegasnya.

Presiden Indonesia ke-8 ini juga berpesan kepada para pimpinan TNI untuk menjaga dan membina prajurit seperti anak kandung, melatih mereka dengan baik tanpa ada unsur kekejaman.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X