Demi menghindari dampak negatif tersebut, ia meminta agar orang tua memandu penggunaan gawai anak-anak secara lebih selektif.
Akses anak-anak terhadap media digital perlu diarahkan pada hal yang bersifat edukatif.
“Mereka kalau memanfaatkan gawai misalnya, harus kita pandu supaya yang diakses adalah bermanfaat dan mereka dapat menggunakannya untuk kepentingan edukatif,” sambungnya.
Lebih lanjut, Mendikdasmen juga mengimbau para penyedia layanan game online agar tidak hanya mengejar sisi hiburan atau keuntungan semata.
Ia berharap ada tanggung jawab moral dari para pengembang untuk menyediakan konten yang ramah anak.
“Tolong kami dibantu untuk anak-anak diberi layanan mendidik, jangan layanan yang bisa merusak mental dan intelektual mereka,” tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Talitha Curtis Ungkap Rela Live TikTok Seharian Penuh demi Kebutuhannya, Bintang Sinetron GGS : Untuk Uang...
Pro Gus'E Update, Bupati Jember Gus Fawait Sampaikan Persoalan Layanan Kesehatan, JFC dan BBM
7 Oknum Debt Collector Diamankan Polisi di Depok, Diduga Beli Data Debitur dan Tarik Motor secara Paksa
Tanggapi Usulan Disabilitas, Bupati Jember Gus Fawait Siap Wujudkan Layanan Kesehatan Inklusif!
Tajemtra Tinggal Menghitung Hari, Kadispora Jember: Pendaftar Beregu Minim Peminat