Kamis, 4 Juni 2026

Fenomena Hari Terpendek, Bumi Berputar Lebih Cepat pada Tanggal 5 Agustus 2025, Benarkah Mencairnya Es di Antartika Jadi Salah Satu Penyebabnya?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 6 Agustus 2025 | 07:30 WIB
Ilustrasi - es di kutub utara mencair jadi salah satu penyebab bumi berputar lebih cepat pada 5 Agustus 2025 (Pexels/Francesco Ungaro)
Ilustrasi - es di kutub utara mencair jadi salah satu penyebab bumi berputar lebih cepat pada 5 Agustus 2025 (Pexels/Francesco Ungaro)

SketsaNusantara.id - Tanggal 5 Agustus kali ini menjadi hari yang unik karena diprediksi jadi hari terpendek sepanjang tahun 2025.

Fenomena ini terjadi karena bumi mengalami rotasi lebih cepat sehingga durasi waktu dalam 1 hari akan lebih singkat dari biasanya.

Hari terpendek pada tanggal 5 Agustus 2025 ini ramai disorot dan jadi perbincangan hangat publik. Lantas, apa yang mempengaruhi fenomena ini?

Baca Juga: Apa itu Strawberry Moon? Inilah 3 Fakta Menarik Fenomena Menakjubkan Bulan Purnama Merah yang Menghiasi Langit dan Dapat Diamati dari Indonesia

International Earth Rotation and Reference Systems Service (IERS), menyebut hari Selasa, 5 Agustus 2025 meski hanya sepersekian milidetik.

IERS menyebut sepanjang hari Selasa, 5 Agustus 2025 lebih cepat sekitar 1,25 milidetik dibandingkan standar satu hari penuh, yaitu 86.400 detik atau 24 jam.

Fenomena percepatan rotasi Bumi bukanlah kejadian tiba-tiba. Ini merupakan bagian dari pola alami variasi rotasi Bumi yang telah terjadi selama beberapa dekade.

Berbeda dengan pola historis saat rotasi Bumi cenderung melambat akibat gesekan pasang surut dari Bulan pada tahun 2020 lalu, para ilmuwan mencatat adanya percepatan rotasi dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Unik, NASA Ungkap Terjadinya Fenomena Langka 'Smiley Face' yang Bisa Dilihat 25 April 2025, Penampakan dari Indonesia Bakal Jadi 'Sad Face'?

Tak hanya 5 Agustus, pada tanggal tanggal 10 Juli kemarin, waktu berjalan 1,36 milidetik lebih pendek yang menunjukkan Bumi mengalami percepatan rotasi.

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi NASA, diketahui ternyata ada beberapa faktor yang mempengaruhi percepatan rotasi bumi.

Basan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat mengamati bahwa percepatan rotasi bumi dipengaruhi oleh distribusi massa di dalam bumi.

Baca Juga: Penjelasan BMKG Soal Fenomena Pusaran Awan Melingkar di Langit Mojokerto yang Viral hingga Bikin Warganet Khawatir, Berbahaya untuk Penerbangan?

Pergerakan cairan logam di inti Bumi dan pergeseran massa pada mantel planet ini akan memengaruhi momentum rotasi.

Ketika inti Bumi melambat, lapisan luar planet ini cenderung berputar lebih cepat untuk menjaga keseimbangan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: NASA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X