Kamis, 4 Juni 2026

DQLab Luncurkan Beasiswa Terbuka, Siapa Saja Bisa Belajar Data Science Gratis Tanpa Seleksi dan Tanpa Biaya

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 31 Juli 2025 | 10:30 WIB
Beasiswa 1 bulan gratis di DQLab. (Dok. DQLab)
Beasiswa 1 bulan gratis di DQLab. (Dok. DQLab)

SketsaNusantara.id - Akses pendidikan di bidang teknologi masih belum merata di Indonesia. Banyak orang yang ingin belajar tetapi terkendala biaya dan perangkat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, DQLab merilis program Beasiswa DQ, sebuah inisiatif belajar Data Science secara gratis selama satu bulan penuh.

Program ini terbuka untuk semua kalangan. Tidak ada batasan usia, latar belakang pendidikan, atau kuota peserta.

Baca Juga: Dapat Beasiswa LPDP, Putri Anies Baswedan Dapat Benda Istimewa Buatan Fery Farhati

Siapa pun dapat mengikuti program ini hanya dengan membuat akun di platform DQLab dan menukarkan kode voucher BEASISWADQ.

“Beasiswa DQ hadir sebagai jembatan untuk mengatasi hal tersebut, menghadirkan materi pembelajaran data science yang praktis, terstruktur, dan dapat diakses oleh siapa saja,” tulis pihak DQLab dalam rilisnya.

Peserta program ini bisa mengakses ratusan modul pembelajaran berbasis studi kasus nyata. Selain itu, mereka juga bisa mengerjakan proyek mandiri dan memanfaatkan fitur interaktif seperti AI chatbot untuk mendapatkan bantuan.

Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa Unggulan Resmi Dibuka 14–27 Juli 2025, Berikut Jadwal dan Jenisnya

Program ini juga menyediakan e-sertifikat yang dapat digunakan sebagai bagian dari portofolio karier.

DQLab turut menghadirkan komunitas belajar agar peserta dapat memperluas jaringan dan membuka peluang kolaborasi.

Langkah tersebut dinilai sangat relevan dengan tren dunia kerja saat ini.

Baca Juga: Beasiswa Awal Juli 2025 Resmi Dibuka, Inilah Deretan Program yang Masih Bisa Diikuti

Laporan World Economic Forum menunjukkan bahwa keterampilan dalam pengolahan data dan analitik termasuk dalam daftar sepuluh kemampuan paling dibutuhkan di era digital.

Sayangnya, belum semua orang memiliki akses terhadap pembelajaran tersebut. Hambatan seperti biaya, keterbatasan perangkat, dan kurangnya kurikulum yang sesuai industri masih menjadi persoalan besar.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X