Kamis, 4 Juni 2026

Antisipasi Penawaran Lelang di Bawah 80 Persen, Komisi C DPRD Jember: Pengerjaannya Dipastikan Tak Sesuai

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Selasa, 29 Juli 2025 | 16:00 WIB
Komisi C DPRD Jember melakukan pemantauan di AMP. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id )
Komisi C DPRD Jember melakukan pemantauan di AMP. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id )

SketsaNusantara.id - Komisi C DPRD Jember terus mengingatkan Unit Pengadaan Barang Dan Jasa Kabupaten Jember (UKPBJ), agar rekanan yang melakukan penawaran lelang di bawah 80 persen untuk tidak diloloskan.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo, saat dikonfirmasi, Selasa, 29 Juli 2025.

Langkah ini dimaksudkan agar menjaga kualitas pengerjaan insfrastruktur di Jember, sehingga kerusakan tidak cepat terjadi dan tidak terjadi pelanggaran.

Baca Juga: Cek Kesiapan AMP, Komisi C DPRD Minta Rekanan Maksimalkan Bahan dari Jember Terlebih Dahulu

"Kami menekankan kepada UKPBJ agar dalam standar lelang ini penawaran dari rekanan, minimal 80 persen," ujarnya.

Ia menyampaikan, kalau ada rekanan yang menawar harga di bawah 80 persen harus tidak diloloskan, sebab ini akan merugikan masyarakat ke depannya.

"Kami tidak ingin main-main dengan pembangunan, karena ini kepentingan rakyat. Apalagi ini adalah uang dari rakyat yang harus kita berikan kesejahteraan kepada masyarakat," paparnya.

Baca Juga: 6 Raperda Dikebut, Bapemperda DPRD Jember Targetkan Selesai Akhir Tahun 2025

"Jadi, kita tidak ingin ada baik lelang atau apapun yang pengerjaannya di bawah 80 persen, ini akan kami awasi betul. Karena sebentar lagi ada pengerjaan di Jember," terangnya.

Jika mencermati kesiapan bahan di Jember, Ardi memaparkan kalau saat ini stoknya relatif banyak dan bisa mencukupi kebutuhan di Jember.

"Setelah kita cek ke beberapa lokasi AMP, stoknya mencapai ratusan ribu ton. Nah, ini peluang bagi kita untuk memutar perekonomian di Jember karena masing-masing AMP memiliki ratusan pekerja," tegasnya.

Baca Juga: SMPN 4 Tempurejo Minim Siswa saat MPLS, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Dorong Dinas Pendidikan Berikan Terobosan

Hal senada juga disampaikan Politisi Golkar Agung Budiman, bila penawaran dalam UKPBJ ini di bawah 80 persen maka tidak terelakan spesifikasi bahannya akan dikurangi.

"Kita tahu lah, bila ini penawaran dari rekanan di bawah 80 persen bisa dipastikan jika pengerjaannya di bawah standart," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X