SketsaNusantara.id - Video yang diunggah oleh akun TikTok @ariefcamra, seorang pegiat sosial yang dikenal sebagai pendiri Griya Lansia Khusnul Khatimah, mendadak viral.
Dalam video tersebut, ia menceritakan peristiwa memilukan yang terjadi di Desa Jambangan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.
"Assalamualaikum dulur. Jadi saya tadi siang menerima video, saya langsung terenyuh, dan saya bergegas mengonfirmasi apakah berita ini benar atau tidak. Dan ternyata berita itu benar," ucap Arief dalam videonya yang telah ditonton lebih dari 935 ribu kali dan telah disukai lebih dari 38 ribu pengguna dan dipastikan akan terus bertambah.
Ia menunjukkan rekaman yang memperlihatkan seorang ibu lansia yang diusir oleh anak kandungnya sendiri.
Dalam video itu, sang ibu bahkan sampai tersungkur di tanah, sementara sejumlah warga yang menyaksikan peristiwa itu mencoba melerai dan mengingatkan sang anak agar tidak berlaku kasar. Namun, peringatan itu diabaikan.
Setelah diusir, ibu yang kemudian diketahui bernama Mbah Nortaji terpaksa tidur di pinggir jalan, hanya beralaskan tanah dan rerumputan. Potret dirinya yang terbaring di tengah rerumputan dengan kondisi lemah menggugah hati banyak orang.
"Saudara-saudara, hari ini Jumat tanggal 25 Juli tahun 2025, saya berada di Desa Jambangan. Saya akan mengevakuasi satu lansia terlantar yang dibuang, diusir sama anaknya sendiri," tutur Arief dikutip SketsaNusantara.id dari video Tiktok pribadinya, @ariefcamra.
Dengan suara bergetar, Arief menghampiri Mbah Nortaji yang berbicara menggunakan bahasa Madura. Ibu lansia tersebut mengaku sudah tidak dianggap oleh anaknya sendiri.
Arief Camra kemudian mewawancarai sang anak kandung yang diketahui bernama Ibu Musrika. Arief bertanya tentang kebenaran hubungan ibu dan anak antara dirinya dan Mbah Nortaji.
Setelah dikonfirmasi, Ibu Musrika mengakui bahwa ia memang anak kandung dari Mbah Nortaji.
"Kenapa tidak mau merawat Mbah Nortaji?" tanya Arief. Ibu Musrika menjawab bahwa dirinya trauma dan merasa takut. Ia bahkan dengan tenang menyatakan tidak masalah jika ibunya dibawa ke panti jompo dan tidak perlu dikabari lagi.
"Jadi diikhlaskan total ya? Nggak menyesal nanti? Nanti nggak bisa ketemu ibu lagi nggak apa-apa ya?" tanya Arief. Semua pertanyaan itu dijawab dengan pengiyaan oleh Ibu Musrika. Video itu pun menjadi bentuk serah terima antara anak dan pihak panti.
Artikel Terkait
Hindari Sesuatu yang Tak Diinginkan, 5 Tips Ini Bisa Diterapkan Para Lansia jika Ingin Melangsungkan Perjalanan Arus Balik Lebaran 2025
Siapa Sugianto? Pekerja Migran Asal Indonesia Jadi Pahlawan di Korea Selatan Berkat Aksi Heroiknya Selamatkan Puluhan Lansia dari Kebakaran
Sosok Mardijah: Kisah Lansia di Jember yang Menabung sejak Muda untuk Menunaikan Ibadah Haji
Pastikan Perhatian Pemerintah Terhadap Lansia, Menteri Sosial Gus Ipul: Kami Siapkan Berbagai Program Kesejahteraan
Bukan Hanya Lansia, Menteri Sosial Gus Ipul Juga Perhatikan Kawasan Kumuh di Jember