Meski demikian, Prabowo memastikan pemerintah tetap memiliki cadangan beras nasional dalam jumlah besar yang disebut sebagai pencapaian bersejarah.
“Belum pernah dalam sejarah kita memiliki cadangan beras lebih dari 4,2 juta ton. Ini bukti ketahanan pangan kita membaik,” tutup Prabowo di akhir pidatonya.
Praktik beras oplosan yang merugikan rakyat ini menjadi sorotan serius pemerintah di tengah upaya menstabilkan harga dan menjaga pasokan pangan nasional. Langkah penegakan hukum yang tegas diharapkan mampu memberi efek jera kepada pelaku dan melindungi rakyat dari praktik dagang curang di masa depan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jadi yang Pertama dan Tertinggi di Jatim, Bulog Mojokerto Lampui 100 Persen Target Serapan Gabah dan Beras
Harga Beras di Jember Naik Turun Selama Juni 2025, Beras Premium Dekati 16 Ribu per Kilo
Update Harga Beras Jember Hari Ini 27 Juni 2025: Ada Penurunan Mengejutkan di Akhir Bulan, Konsumen Diuntungkan?
Harga Beras Naik Meski Stok Melimpah, Dandhy Laksono Soroti Dirut Bulog Novi Helmy: Karena Pangan Utama Kita...
Wamen Pertanian Gelar Kunker ke Jember, Sudaryono: Tahun Ini Tak Ada Impor Beras