Kementerian Perhubungan juga langsung mendirikan posko penanganan untuk proses evakuasi.
“Upaya evakuasi dilakukan dengan mendirikan Posko Penangan untuk memantai dan mengordinasikan proses evakuasi penumpang KM Barcelona 5,” tulis Masyhud.
Sementara itu, berdasarkan kesaksian korban yang beredar di media sosial, awal mula terbakarnya KM Barcelona diduga terjadi sekitar pukul 12.00 WITA.
Penumpang yang berusaha menghindari asap tebal dan kobaran api kemudian nekat melompat ke laut.
Proses evakuasi dan pemadaman KM Barcelona 5 berlangsung hingga Minggu malam.
Dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram Badan Keamanan Laut Indonesia wilayah Tengah yang berpusat di Manado, proses pemadaman KM Barcelona 5 masih dilakukan hingga malam hari.
“Hingga malam ini proses pemadaman KM Barcelona 5 oleh personel KN Gajah Laut 404 masih terus dilakukan,” tulis akun Instagram @zona_bakamla_tengah pada 20 Juli 2025 pukul 23.00 WIB.
Berdasarkan laporan sementara, korban yang meninggal dunia berjumlah 3 orang.
Sementara ini, jumlah korban selamat masih dalam proses pendataan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Gus Miftah Sambangi Guru Madrasah Diniyah di Demak yang Dituntut Rp25 Juta, Pimpinan Pesantren Ora Aji: Gajinya Rp...
Kepala Dinas Sosial Tanggapi Kasus Pria Diduga ODGJ yang Lakukan Aksi Tak Pantas di Alun-alun Jember
Jadi Tontonan Penumpang, Seorang Warga Tertangkap Kamera Menari di Stasiun Manggarai, Netizen: Kerasukan Badarawuhi?
Sambangi Jokowi di Solo, Prabowo Cerita Negoisasi CEPA Tembus Setelah 10 Tahun hingga Komoditas Indonesia yang Diminati Dunia
4 Pernyataan Maula Akbar Usai Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan, Ungkap Fakta Tak Terduga di Garut