Meskipun rute ini didesain untuk pengguna roda dua dan tergolong ekstrem, pemandangan hijau dari hutan dan area perkebunan memberikan pengalaman berkendara yang tak hanya menantang tetapi juga menyegarkan pikiran.
Pemandangan menarik yang disuguhkan sepanjang perjalanan menjadikan pengalaman makin tak terlupakan. Terlebih saat berpapasan dengan kereta api yang melintas di atas kepala, sebuah momen langka yang memadukan sensasi adrenalin dan keindahan visual.
Namun, bukan berarti semua bisa melintasi jalur ini dengan santai. Jalanan sempit dan curam menuntut kehati-hatian tingkat tinggi. Meski sudah terdapat rambu-rambu sederhana, pemula sebaiknya menghindari jalur ini di malam hari atau saat cuaca buruk. Beberapa bagian jalan juga belum mendapat penerangan yang memadai.
Jalur alternatif yang bisa diakses dari wilayah barat Jember dan akan bermuara kembali ke jalur utama dekat area rest area Gumitir. Di sepanjang jalan, pengendara juga bisa singgah di beberapa warung lokal yang menawarkan kopi khas dan cerita-cerita mistis yang melegenda di kawasan tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Geger Penemuan Puluhan Bangkai Kambing di Jurang Gumitir Jember, Pihak Kepolisian Ikut Turun Tangan, Ternyata Ini Penyebabnya
KIM Tirto Gumitir Jember Raih Komunitas Informasi Masyarakat Award Tingkat Nasional, Ini Kategori yang Dimenangkan
Napak Tilas Perjuangan Habib Ali bin Abdullah Alhamid di Gunung Gumitir Jember, Tokoh Ulama Islam yang Gugur dalam Peristiwa G30S PKI
Pohon Tumbang Disertai Longsoran Terjadi di Jalur Gumitir Jember, Pengendara Yang Melintas Diimbau Waspada
Jalur Gumitir Bakal Ditutup Total hingga September 2025, Ini Rute Jalan Alternatif yang Bisa Digunakan dari Jember ke Banyuwangi Lewat Pantura