Apalagi jika setiap rumah sakit mau bahu-membahu dan berbaris seiringan, pasti mampu mewujudkan ketahanan Kesehatan seluruh warga Kabupaten Jember.
Menurut dr Nyoman, hal tersebut sesuai dengan misi Bupati Jember Muhammad Fawait dalam mengentaskan angka stunting, AKI, dan AKB melalui peningkatan mutu kesehatan.
Yakni, melalui pelayanan Kesehatan gratis dalam bingkai Universal Health Coverage (UHC). Syaratnya cukup mudah, yakni bagi siapapun yang ber-KTP Jember.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Jember Semakin Kreatif di 2025: Musik, Batik, Kuliner, dan Wisata Dorong Ekonomi Lokal
Viral! Duda Asal Jember Pamer Foto Pernikahan dengan Pemuda dari Lombok, Netizen Ramai Soroti Anak yang Tinggal Bersama Pasangan Sesama Jenis
Tak Raih Banyak Medali, Jember Peringkat 20 Porprov 2025, Dispora: Jumlah Atlet Jadi Salah Satu Kendala
Produk Jember Siap Mendunia, Gus Fawait Umumkan Jember Festival Cerutu Indonesia 2025, Berikut Jadwalnya
Universitas Jember Lantik 1.662 Dokter Baru, Rektor Tegaskan Pentingnya Tanggung Jawab Sosial dan Profesionalisme