Kamis, 4 Juni 2026

Jelang Penutupan Jalur Gumitir, Dishub Jember Tegaskan Jalur Pantura dan Jalur Desa Jadi Solusi Sementara

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 8 Juli 2025 | 20:19 WIB
Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono saat dimintai komentar terkait dengan ketersediaan jalur alternatif saat jalur Gumitir diperbaiki. (SketsaNusantara.id/ M Purnomo)
Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono saat dimintai komentar terkait dengan ketersediaan jalur alternatif saat jalur Gumitir diperbaiki. (SketsaNusantara.id/ M Purnomo)

SketsaNusantara.id - Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono menyatakan bahwa Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur dan Bali telah menggelar rapat koordinasi rencana perbaikan jalur lintas gunung gumitir. Hal tersebut disampaikan Gatot saat diwawancarai di kantornya pada Selasa, 8 Juli 2025.

Gatot menambahkan bahwa rakor tersebut membahas jalan atau jalur alternatif yang bisa dilalui pengendara selama pengerjaan perbaikan jalan berlangsung.

Seperti kita tahu, akses Jember – Banyuwangi melalui Jalan Gunung Gumitir bakal ditutup selama dua bulan mulai 24 Juli hingga 24 September mendatang.

Baca Juga: 9777 Atlet Meriahkan Porseni Madrasah Jawa Timur di Jember, Pemkab Siap Sinergi dengan Kemenag Cetak Generasi Pemimpin

Rapat koordinasi persiapan perbaikan Jalan Gunung Gumitir digelar di aula Dinas Perhubungan Kabupaten Jember pada Selasa pagi.

Terpantau, Plt. Kadishub Jember, Kasatlantas Polres Jember Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso serta Camat Silo Jember hadir dalam giat tersebut.

Plt. Kadishub Jember Gatot Triyono menuturkan, secara umum rapat koordinasi itu membahas perihal jalur alternatif yang bisa dilalui para pengendara. Yaitu, jalur lintas pantura bagi kendaraan roda 4 hingga muatan berat.

Baca Juga: Cuaca Tak Menentu, Waspadai Potensi Banjir Bandang di Lereng Argopuro Kabupaten Jember

Selain itu, perlu jalur alternatif lain yang diperuntukkan untuk bagi kendaraan roda 2 dijalan desa yang menghubungkan Kecamatan Silo hingga tembus memasuki wilayah Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

“Namun, meski bisa dilalui kendaraan roda 2, jalur alternatif tersebut masih dikaji oleh BBPJN dan dinas perhubungan terkait dengan kelayakan jalan. Sementara untuk perbaikan Jalan Gumitir ini rencananya berlangsung dari tanggal 24 Juli hingga 24 September 2025 mendatang,” papar Gatot.

Tak hanya rakor lintas sector, BBPJN dan Dishub Jember juga meninjau langsung kondisi jalan alternatif yang hasilnya akan dikoordinasikan kembali bersama jajaran Polda Jawa Timur.

Baca Juga: Bupati Jember Murka ke KAI Daop 9 yang Lambat Menangani Rel Maut di Pecoro, Kondisi Jalan Rusak dan Licin saat Hujan

Sekadar informasi, penutupan jalan dan perbaikan Jalan Gumitir ini dilakukan setelah terjadinya longsor yang memakan hamper setengah ruas jalan pada salah satu titik tikungan. Hingga saat ini, dilakukan sistem buka tutup untuk mengantisipasi terjadinya laka longsor.

Meski demikian, Gatot mengimbau setiap pengendara yang melintas untuk berhati-hati selama melintas di jalur Gumitir. Terlebih, jika terjadi hujan deras atau gerimis. Sebab, hal itu mampu membuat titik longsor semakin besar.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X