Pemerintah setempat telah mengupayakan penanganan dini dengan menempatkan EWS dan mensosialisasikan bahaya bencana kepada warga lokal.
Sayangnya, tanpa sinergi dengan masyarakat dan kontrol terhadap degradasi lingkungan, hasil dari upaya tersebut masih belum optimal.
Dengan cuaca yang kian tak menentu akibat perubahan iklim, Jember, khususnya kawasan lereng Argopuro, perlu meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat ketahanan lingkungan.
Tanpa langkah nyata, risiko bencana hanya tinggal menunggu hujan berikutnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jalan di Jalur Perlintasan Kereta Api Pecoro Terus Memakan Korban Kecelakaan! Komisi C DPRD Jember Desak BBPJN Segera Perbaiki
Museum Unik di Jember: Destinasi Edukatif Penuh Aroma yang Menyimpan Cerita Daun Emas dan Kreasi Inovatif
Udara Jember Masih Sehat, Ini Cara DLH Pantau Polusi dan Ajak Warga Ikut Menjaga Lingkungan Lebih Hijau
Warga Jember Ramai-Ramai Membersihkan Sampah yang Menumpuk di Pantai Watu Ulo: 'Nggak Tiba-Tiba Pantai Itu Bersih Se-estetik yang Kalian Kira'
Jember Semakin Kreatif di 2025: Musik, Batik, Kuliner, dan Wisata Dorong Ekonomi Lokal