Kamis, 4 Juni 2026

Investor China Kabur? Proyek Kereta Gantung Rinjani Senilai Rp2,2 T Resmi Batal

Photo Author
Gea Mutiara, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 5 Juli 2025 | 15:30 WIB
Kereta gantung di Gunung Rinjani resmi batal  (Unsplash/ Asep Rendi)
Kereta gantung di Gunung Rinjani resmi batal (Unsplash/ Asep Rendi)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah resmi mengumumkan pembatalan proyek kereta gantung yang rencananya akan dibangun menuju Taman Nasional Gunung Rinjani.

Keputusan ini diambil setelah pihak investor asal China tidak lagi memberikan kabar atau melanjutkan komunikasi terkait pembangunan.

Menurut Lalu Wiranata, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lombok Tengah, proyek ini dianggap batal karena tidak ada perkembangan sama sekali sejak peletakan batu pertama pada Desember 2022.

Baca Juga: Dijuluki Pahlawan Evakuasi Pendaki Brasil, Agam Rinjani Mengaku Tengah Berada di Jakarta saat Juliana Marins Jatuh: Lagi Persiapan

“Investor tidak memberikan kejelasan, sehingga kami tidak punya pilihan selain membatalkannya,” jelas Wiranata yang dilansir SketsaNusantara.id dari instagram @updatenusantaracom.

Proyek senilai Rp 2,2 triliun ini seharusnya menjadi salah satu ikon pariwisata baru Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rencananya, kereta gantung ini akan dibuat sepanjang 10 kilometer, menghubungkan kawasan wisata Aik Berik hingga Pelawangan Rinjani.

Baca Juga: Dari Makassar ke Lombok, Mengapa Agam Rinjani Tak Mau Pulang Selama 10 Tahun? Ternyata Ini Alasannya

Namun, setelah peletakan batu pertama, tidak ada tindak lanjut dari investor.

Pemerintah daerah telah melaporkan status proyek ini ke Pemerintah Provinsi NTB dan kini sedang mencari investor baru yang bersedia melanjutkan pembangunan.

Proyek kereta gantung Rinjani sebelumnya menuai kontroversi. Masyarakat adat menentang pembangunannya karena dikhawatirkan akan merusak ekosistem Gunung Rinjani, yang merupakan kawasan konservasi.

Baca Juga: Ira Wibowo Ceritakan Pengalamannya Mendaki Gunung Rinjani, Ternyata di Baliknya Ada Kisah Mistis

Di sisi lain, beberapa pihak mendukung proyek ini karena diyakini dapat meningkatkan jumlah wisatawan dan memperluas aksesibilitas.

Hingga saat ini, tidak ada tanggapan resmi dari investor China mengenai alasan penghentian proyek.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: instagram @updatenusantaracom

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X