Minggu, 19 Juli 2026

Masa Depan Transportasi Udara? Drone Raksasa Pengangkut Manusia Resmi Hadir di Indonesia, Bukan Sekadar Drone Mini Lagi

Photo Author
Rayi Pandan Wangi, Sketsa Nusantara
- Kamis, 3 Juli 2025 | 21:00 WIB
Drone mini dan drone raksasa pengangkut manusia. (Kolase ehang.com dan Pexels/Amar  Preciado)
Drone mini dan drone raksasa pengangkut manusia. (Kolase ehang.com dan Pexels/Amar Preciado)

Berikut beberapa spesifikasi unggulan dari drone raksasa ini:

1. Sumber Daya : Baterai
2. Kapasitas Penumpang: 2 orang
3. Jumlah Motor : 16 motor listrik
4. Jumlah Baling : 16 baling yang terpasang pada delapan lengan lipat
5. Kecepatan Jelajah: 100 km/jam
6. Kecepatan Maksimum: 130 km/jam
7. Jarak Tempuh Maksimum: 35 km
8. Durasi Terbang: 21 menit
9. Pintu : 2 pintu sayap camar
10. Roda Pendaratan : Tipe selip tetap
11. Ketinggian Maksimum Operasional: 3.000 meter
12. Maksimum Beban Angkut: 220 kg
13. Waktu pengisian ulang baterai : 120 menit
14. Dimensi Pesawat: Lebar sekitar 5,73 meter dan tinggi sekitar 1,76 meter
15. Material Struktur: Serat karbon komposit dan aluminium ringan untuk efisiensi dan ketahanan
16. Sistem Navigasi: Dilengkapi dengan sensor canggih, GPS, radar gelombang milimeter, dan autopilot berbasis kecerdasan buatan
17. Koneksi & Monitoring: Terkoneksi dengan pusat kendali melalui jaringan 4G/5G untuk pengawasan real-time.
18. Sertifikasi: Sertifikat Kelaikan Udara Standar dari CAAC (China)

Dengan teknologi ini, EHang 216-S siap menjadi solusi transportasi udara masa depan, terutama untuk mengatasi kemacetan di perkotaan.

Dikutip SketsaNusantara.Id dari laman resmi EHang 216-S, pada 25 Juni 2025 lalu, EHang 216-S sukses melakukan uji coba penerbangan berpenumpang di kawasan PIK 2, Tangerang, Banten.

Uji Coba di Indonesia: Bukti Keseriusan Masuk Era Mobilitas Udara

Tak hanya dipamerkan, kendaraan udara ini sudah menjalani uji coba penerbangan dengan membawa penumpang manusia, termasuk tokoh publik seperti Raffi Ahmad dan pengusaha Rudy Salim yang turut menjadi penumpang perdana.

Langkah ini membuktikan bahwa Indonesia tidak mau ketinggalan dalam revolusi mobilitas udara, mengikuti jejak negara-negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Thailand.

Kehadiran drone raksasa seperti EHang 216-S di Indonesia menandai babak baru dalam dunia transportasi nasional.

Tidak lagi sekedar drone mini untuk hobi, kini teknologi drone berkembang ke arah kendaraan udara penumpang yang efisien.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X