SketsaNusantara.id – Melisa, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, membagikan pengalamannya dalam menjalankan tugas.
Tugas dalam penertiban bangunan liar di bantaran sungai melalui wawancara bersama Gubernur Jawa Barat di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Melisa mengungkapkan bahwa banyak warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai merasa terzolimi akibat pembongkaran rumah mereka.
Beberapa area sungai bahkan telah ditimbun dengan tanah dan dibangun secara ilegal.
Saat petugas datang untuk melakukan penertiban, tidak sedikit warga yang justru melawan dan menolak pengosongan lahan tersebut.
Padahal, petugas Satpol PP sudah mengantongi surat tugas resmi dari Gubernur Jawa Barat dan surat perintah dari Bupati Bekasi.
Tindakan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengembalikan fungsi kawasan dan kelestarian lingkungan bantaran sungai.
Tak hanya di lokasi tersebut, Melisa juga menceritakan pengalamannya saat patroli di salah satu pasar di Bekasi.
Dalam situasi lain, ia justru mendapatkan respons negatif dari para pedagang yang merasa terbebani.
Situasi ini terjadi karena sebagian barang dagangan belum laku, sementara pedagang masih memiliki beban utang.
Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, dalam kesempatan yang sama, menegaskan bahwa profesi Satpol PP merupakan salah satu pekerjaan yang paling berat di lapangan.
Artikel Terkait
Viral di Brasil, Dana Donasi Rp1,54 Miliar untuk Agam Rinjani Cair Tanpa Potongan, Begini Cerita Lengkapnya!
KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Begini Situasi dan Kondisinya di Lapangan
Berapa Jumlah Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya? Dinas Perhubungan Banyuwangi Rilis Daftar Manifest, Ada Motor hingga Tronton
Menhut Raja Antoni Bakal Ubah Aturan Pendakian! Libatkan Agam Rinjani, Ini Dia Rencana Kebijakan Barunya
Dari Tragedi Juliana Marins, Wajib Kenali Daftar Lengkap 7 Summit Indonesia yang Mematikan sekaligus Mempesona