Berdasarkan hasil autopsi tersebut disimpulkan bahwa Juliana Marins hanya mampu bertahan hidup kurang dari 20 menit setelah mengalami trauma.
Rupanya pihak keluarga Marins tidak puas dengan kesimpulan ini dan mereka juga menyatakan kecewa sebab hasil autopsi diumumkan kepada publik sebelum keluarga Marins mendapatkan penjelasan terlebih dahulu.
Keluarga Marins menganggap tindakan ini sebagai bentuk pengabaian yang tidak manusiawi sehingga mereka memutuskan autopsi ulang di negara asalnya sendiri, Brasil.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Tak Hanya WNA Brasil, Inilah Jejak Agam Rinjani Selama Menjalankan Evakuasi Korban Jatuh di Gunung Rinjani
Terima Donasi hingga Rp 1,3 Miliar dari Netizen Brasil Usai Berhasil Evakuasi Juliana Marins, Agam Rinjani Justru Diprotes Sesama Tim SAR, Ada Apa ?
Selamat dari Jurang Rinjani pada 2024, Paul Farrell Sebut Indonesia Negara Miskin, Netizen: Gak Tahu Diri!
Update Kasus Meninggalnya Juliana Marins di Rinjani, Polisi Periksa Sejumlah Pihak Termasuk Guide Gunung
CEO Consina Sebut Alasan Mengapa Tak Ada Helikopter Standby di Rinjani, Sempat Singgung Sulitnya Birokrasi?