SketsaNusantara.id - Basarnas Ambon merilis pernyataan resmi terkait kronologi insiden terbaliknya kapal yang ditumpangi 5 mahasiswa UGM.
Lewat akun Instagramnya @kantorsar_ambon mengungkapkan detail kronologi insiden yang menewaskan 2 mahasisa UGM tersebut.
Berdasarkan unggahan tanggal 2 Juli 2025 tersebut, Basarnas Ambon menerina laporan terbaliknya kapal longboat di perairan Pulau Wahr Maluku Tenggara pada Selasa, 1 Juli 2025.
Laporan tersebut disampaikan oleh Bapak Fauziadiah mellaui Pos SAR Tua sekitar puku 15.40 WIT.
Dari laporan awal, disebutkan longboat berpenumpang 7 orang ini terbalik di sekitar Perairan Pulau Wahr pukul 14.07 WIT.
Seteelah menerima laporan tersebut, Pos SAR Tual dan Unsur Potensi SAR menggunakan Rigit Inflatable Boat bergerak menuju lokasi kejadian.
Titik terbaliknya kapal longboat yang ditumpangi 5 mahasiswa UGM ini dilaporkan berada di koordinat 5°44'31.45"S - 132°40'8.34"E dengan jarak kurang lebih 22 mil laut, sekitar 209,10 derajat arah barat daya dari Dermaga PSDKP Tuai.
Tim SAR Gabungan pun tiba di Desa Debut pukul 17.30 WIT dan langsung berkoordinasi dengan unsur masyarakat setempat.
Hasilnya, terdapat perubahan data terkait jumlah korban yang semula 7 orang menjadi 12 orang.
“Awalnya dilaporkan adalah 7 orang menjadi 12 orang,” begitu informasi tertulis dari Basarnas Ambon.
Artikel Terkait
Liburan Membawa Petaka! Warga Jember Ini Disiksa, Dipalu hingga Dirantai Suami Sendiri Karena Cekcok Biaya Masuk Anak Sekolah
Momen Haru Pencarian Taruna SMK Kelautan Puger Jember Menyusuri Pulau Tak Berpenghuni di Sumenep, Warganet Khawatirkan Kondisi Orang Tua Badrus Sholeh
Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 1 Juli 2025, Pertamax hingga Dexlite Alami Penyesuaian
5 Hari Tanpa Kabar, Anak Nelayan Jember yang Dilaporkan Hilang di Pantai Puger Tulis Pesan Menyentuh: Pak Aku Kangen
Rencana Penutupan Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi, Komisi C DPRD Ingatkan Efek Dominonya
Viral! AS Cabut Visa Bob Vylan Usai Mengutuk IDF dan Membela Palestina: UK Investigasi Diduga Ujaran Kebencian