Minggu, 19 Juli 2026

Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik per 1 Juli 2025, Pertamax hingga Dexlite Alami Penyesuaian

Photo Author
Fijriani Sri Wiranti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 2 Juli 2025 | 11:33 WIB
Ilustrasi terlihat warga mengantri sedang mengisi BBM.  (Unsplashed.com/ Visual Karsa)
Ilustrasi terlihat warga mengantri sedang mengisi BBM. (Unsplashed.com/ Visual Karsa)

SketsaNusantara.id – Mulai 1 Juli 2025, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga berbagai jenis BBM non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia.

Penyesuaian harga ini mencakup Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), Pertamax Green 95, Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53).

Kebijakan ini dilakukan berdasarkan evaluasi rutin yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia (MOPS) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Baca Juga: 5 Fakta Insiden Meninggalnya 2 Mahasiswa UGM yang Tenggelam di Maluku Tenggara, Longboat Terbalik Usai Dihantam Ombak

Di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, harga Pertamax naik sebesar Rp400 per liter menjadi Rp12.500.

Pertamax Turbo naik Rp450 menjadi Rp13.500, sementara Pertamax Green 95 kini dijual Rp13.250 per liter.

Produk diesel non-subsidi seperti Dexlite juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yakni Rp580 per liter menjadi Rp13.320.

Baca Juga: Liburan Membawa Petaka! Warga Jember Ini Disiksa, Dipalu hingga Dirantai Suami Sendiri Karena Cekcok Biaya Masuk Anak Sekolah

Pertamina Dex, varian bahan bakar dengan cetane number tertinggi, naik Rp450 menjadi Rp13.650 per liter.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap tidak berubah. Pertalite masih dipertahankan di harga Rp10.000 per liter, dan Biosolar tetap di Rp6.800 per liter.

Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah yang masih bergantung pada bahan bakar bersubsidi.

Baca Juga: Tegas! MUI Dukung Penuh Keputusan Fatwa Haram Sound Horeg dari Para Ulama di Pasuruan: Acara Hiburan yang Merusak...

Dilansir SketsaNusantara.id melalui Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga dasar bahan bakar minyak.

Melalui perhitungan berkala, Pertamina memastikan harga tetap kompetitif dengan badan usaha lain dan mencerminkan biaya produksi serta distribusi.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X