Kamis, 4 Juni 2026

Di Tengah Proses Hukum KPK, BRI Tegaskan Transformasi Tetap Jalan dan Layanan Nasabah Tak Terganggu

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 1 Juli 2025 | 13:53 WIB
Langkah baru BRI. (Dok. BRI)
Langkah baru BRI. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Di tengah dinamika pemerintahan baru dan perhatian publik terhadap isu penegakan hukum, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan agenda transformasi besar-besaran di seluruh aspek operasional dan bisnis.

Transformasi ini dikenal dengan sebutan BRIvolution 3.0, yang ditujukan untuk menjadikan BRI sebagai The Most Trusted Lifetime Financial Partner for Sustainable Growth pada tahun 2029.

Agenda transformasi ini juga digerakkan selaras dengan semangat Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: UMKM Lokal ini Tembus Program Makan Bergizi Gratis, Modalnya dari KUR BRI dan Kini Rekrut 53 Karyawan untuk Produksi Harian

Fokus BRI mencakup tiga hal utama: penguatan bisnis, peningkatan tata kelola dan manajemen risiko, serta efisiensi operasional.

Komitmen Transformasi Jangka Panjang

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa pihaknya tetap konsisten memperkuat fondasi BRI demi menghadapi tantangan ke depan.

“Kami tetap fokus pada penguatan fundamental baik dari sisi pendanaan, penyaluran kredit yang berkualitas, peningkatan kapabilitas digital, penerapan manajemen risiko yang memadai hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM),” ujarnya.

Baca Juga: Tenor Fleksibel dan Bunga Kompetitif, Loan On App BRImo BRI Jadi Andalan Baru Pencairan Limit Kartu Kredit Langsung ke Rekening

Lebih lanjut, Hery menekankan bahwa sebagai bank milik negara dan masyarakat, BRI bertanggung jawab untuk menghadirkan manfaat luas yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat melalui pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Respons terhadap Proses Hukum yang Berjalan

BRI juga tak menutup mata terhadap proses hukum yang kini tengah berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan mesin Electronic Data Capture (EDC) pada periode 2020–2024. Dalam hal ini, BRI menyatakan sikap terbuka dan mendukung penuh penegakan hukum oleh pihak berwenang.

“Kami sepenuhnya juga mendukung penegakan hukum oleh pihak berwenang sesuai perundang-undangan yang berlaku dan kami akan selalu terbuka untuk bekerja sama,” tegas Hery.

Lebih dari itu, ia menjamin bahwa segala aktivitas BRI tetap berjalan normal. Tak ada gangguan pada operasional, layanan digital, maupun transaksi nasabah.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X