SketsaNusantara.id - Pemerintah resmi menutup total Jalur Nasional Gunung Gumitir mulai 24 Juli hingga 24 September 2025 untuk mempercepat proyek perbaikan jalan.
Dilansir dari akun Instagram @jemberdaily._, penutupan ini dilakukan demi memenuhi target penyelesaian proyek sebelum tahun 2026.
Fokus perbaikan berada pada dua titik rawan kecelakaan di Kecamatan Silo, Jember, yakni Tikungan Mbah Singo dan Watu Gudang.
Kedua lokasi ini dikenal sebagai spot rawan kecelakaan, khususnya untuk kendaraan berat seperti truk dan bus yang sering kesulitan melewati tikungan tajam.
Selama masa penutupan, pengguna jalan diwajibkan menggunakan jalur alternatif melalui Pantura Bondowoso atau Situbondo.
Meski lebih panjang, jalur ini dinilai lebih aman dan mampu menampung volume kendaraan yang meningkat.
Sosialisasi penutupan telah gencar dilakukan sejak 24 Juni 2025 melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dinas terkait, pemasangan spanduk di sepanjang jalan, dan koordinasi dengan operator transportasi umum.
Setelah periode penutupan total berakhir, proyek akan memasuki fase buka-tutup terbatas dari Oktober hingga Desember 2025.
Pada fase ini, kendaraan sudah boleh melintas namun dengan pengaturan ketat oleh petugas lapangan.
Dampak penutupan diperkirakan akan meningkatkan kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Tanggul dan Jalan Ledokombo. Masyarakat diimbau untuk:
1. Memantau update informasi resmi dari instansi terkait.
Artikel Terkait
Jember Geger! Mayat Pria tanpa Identitas Mengambang di Sungai, Polres Jember Telusuri Identias Korban
Jalur Gumitir Bakal Ditutup Total hingga September 2025, Ini Rute Jalan Alternatif yang Bisa Digunakan dari Jember ke Banyuwangi Lewat Pantura
Ngiler! 3 Spot Kuliner Jember yang Wajib Dicoba Anak Muda, Nomor 1 Sudah Jualan sejak Tahun 1970
Kronologi Tragis Kecelakaan di Jember, Tewas di Sungai Usai Motor Oleng, Diduga Karena...
Mayat Pria di Jember Ditemukan di Sungai, Ternyata Korban Laka Diduga dalam Pengaruh Alkohol