Kamis, 4 Juni 2026

Salfok Google Maps Hutan Amazon Mendadak Diserbu Rating Rendah, Imbas Gunung Rinjani Direview Jelek oleh Netizen Brazil Pasca Tragedi Juliana Marins

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 1 Juli 2025 | 06:00 WIB
Potret Hutan Amazon mendadak diserbu rating 1 oleh netizen Indonesia, sebagai balasan usai Rinjani diberi review buruk oleh netizen Brasil pasca tragedi Juliana Marins (Google Maps)
Potret Hutan Amazon mendadak diserbu rating 1 oleh netizen Indonesia, sebagai balasan usai Rinjani diberi review buruk oleh netizen Brasil pasca tragedi Juliana Marins (Google Maps)

Banyak warganet Brasil yang menyebut Rinjani telah merenggut nyawa Juliana Marins, setelah ditelantarkan di lereng gunung dalam keadaan kedinginan sendirian, mengingat sebelumnya ia masih dalam keadaan hidup.

Baca Juga: Sederet Fakta Mengejutkan Terkait Kasus WNA Brasil yang Terjatuh di Gunung Rinjani, Juliana Marins Baru Pertama Kali Mendaki Gunung?

Sebagian warganet kecewa dengan pemerintah Indonesia karena tak bisa memberikan dukungan fasilitas mumpuni sehingga misi penyelamatan Juliana gagal. Mereka juga menyebut Indonesia sebagai negara dengan teknologi penyelamatan yang "belum maju."

"Saya hanya mengingatkan bahwa kalian telah membiarkan seorang wanita Brasil mati secara perlahan, tanpa air dan makanan," tulis warganet asal Brasil inisial MA di review Google Maps.

"Karena kelalaian, wanita muda yang sebelumnya dalam kondisi sehat harus kehilangan nyawa. Jangan pergi ke tempat ini (Rinjani). Mereka tak peduli dengan nyawamu," imbuh warganet Brasil inisial SCDS.

Baca Juga: Mengenal Golden Times 72 Jam, Merujuk Peluang Hidup Krusial dalam Kasus Meninggalnya Juliana Marins di Gunung Rinjani

Tak tinggal diam, warganet Indonesia membalas dengan menyerbu balik menyerbu Google Maps Hutan Amazon dengan menyematkan review buruk.

Dalam tangkapan layar yang diunggah akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, tampak lokasi wisata Hutan Amazon di Google Maps juga diserbu rating bintang 1 oleh netizen Indonesia.

Beberapa di antaranya pun memberikan komentar random, menyebut Hutan Amazon jadi kawasan wisata alam berbahaya dan "tak layak dikunjungi" karena terdapat "ular Anaconda" hingga "Dinosaurus".

Ada pula warganet yang menyebut wisata alam Hutan Amazon di Brazil tak ada toilet, banyak copet hingga tak ada penjual kaki lima seperti di Indonesia yang membuat wisatawan "kelaparan".

Baca Juga: Belajar dari Kasus Juliana Marins di Gunung Rinjani, Warganet Sarankan Pemerintah Gunakan Drone untuk Misi Penyelamatan di Area Wisata Beresiko Tinggi

"Jangan ke sini, bahaya ada Anaconda. Bukan paru-paru dunia yang bagus, kasian wisatawan kelaparan karena gak ada yang jualan di hutan," komentar warganet Indonesia inisial MO.

"Parah gak ada toilet, males banget disitu banyak nyamuk. Bahaya dan menyeramkan, awas ada buaya dan dinosaurusnya. Payah, masa gak ada yang jualan cilok sama batagor? masih bagusan di Bandung," komentar warganet inisial WJ.

Fenomena ini ikut jadi sorotan publik. Nama Amazon bahkan sempat jadi trending di laman pencarian Google dan jadi perbincangan hangat di media sosial Instagram dan X (dulu Twitter).

Rating Amazon yang sebelumnya dapat rating 4,3 menurun jadi bintang 4 dari 5. Selain itu, Gunung Rinjani yang sebelumnya mendapat rating 4,8 juga bernasib sama dengan rating agak turun jadi 4,6.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @pembasmi.kehaluan.reall

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X