“Udah lapor airud semalam, katanya masih diproses, kabarnya masih simpang siur,” tulis Isa lagi.
Isa juga menambahkan, pencarian terhadap ayah dan 5 nelayan lainnya juga sudah dilakukan dengan menggunakan 2 sampan pada Senin, 30 Juni 2025.
“2 Sampan nyari belum ada titik temu dari pagi tadi,” tulisnya lagi.
Sementara itu, pencarian juga dilakukan oleh pemilik kapal, namun pada Senin, 30 Juni 2025 pencarian sempat dihentikan karena cuaca yang tidak mendukung.
Begitu juga dengan Polairud bersama Basarnas yang masih menunggu info cuaca untuk proses pencarian.
Selain cuaca, Polairud dan Basarnas Jember juga mengalami kendala yakni keterbatasan armada atau kapal.
“Katanya dari Polairud dan Basarnas di sini tidak ada perahu besar untuk melakukan pencarian, jadi entahlah,” tulis Isa lagi.
Hingga berita ini dirilis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai nasib 6 nelayan tersebut, temasuk perkembangan pencarian.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Datangi Puskesmas 1 Silo, Bupati Gus Fawait Pastikan Layanan Kesehatan di Wilayah Jember Merata
Dua Pemotor di Jember Tewas Usai Gagal Salip Truk, Kecelakaan Maut Terjadi di Jalur Jember–Lumajang
Ngantor di Desa, Bupati Jember Muhammad Fawait Berkolaborasi dengan BPS
Hujan Berlangsung Dua Hari Berturut-Turut, Jembatan di Ledokombo Jember Rusak Diterjang Banjir
Jalur Gumitir Bakal Ditutup Total hingga September 2025, Ini Rute Jalan Alternatif yang Bisa Digunakan dari Jember ke Banyuwangi Lewat Pantura