Kamis, 4 Juni 2026

Tak Butuh Popularitas! BNN Tidak Lagi Mengekspos Berita Penangkapan Artis Pengguna Narkoba yang Dikhawatirkan Bisa Jadi 'Bumerang', Ini Penjelasannya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 30 Juni 2025 | 09:00 WIB
Potret Badan Narkotika Nasional (BNN) yang tak lagi mengekspos soal penangkapan artis pengguna narkoba karena dikhawatirkan jadi 'Bumerang' (Instagram/infobnn_ri)
Potret Badan Narkotika Nasional (BNN) yang tak lagi mengekspos soal penangkapan artis pengguna narkoba karena dikhawatirkan jadi 'Bumerang' (Instagram/infobnn_ri)

Sebaliknya, sorotan berlebihan justru berisiko menormalkan penggunaan narkoba, terutama ketika pemberitaan lebih menonjolkan drama ketimbang dampak buruk zat tersebut.

Baca Juga: Apa itu Etomidate? Inilah Dampak Penyalahgunaan Obat Keras dalam Rokok Elektrik, Berkaca dari Kasus Vape Ilegal Jonathan Frizzy

Misalnya, pada kasus artis seperti Ridho Rhoma yang mengaku menggunakan sabu untuk keperluan diet, sering kali diberitakan dengan bumbu sensasional, sehingga pesan bahaya narkoba tenggelam dalam narasi tentang kehidupan selebriti.

Hukom menegaskan bahwa pendekatan ini tidak hanya gagal menciptakan efek jera, tetapi juga dapat membuat publik salah kaprah.

Publik mengira narkoba memiliki "manfaat" seperti menurunkan berat badan atau meningkatkan stamina, padahal efek sampingnya merusak, apalagi jika mulai kecanduan yang berdampak pada kerusakan organ tubuh.

Baca Juga: Susah Lepas dari Narkoba? 9 Selebriti Indonesia Ini Gak Kapok meski Bolak-balik Ditangkap Polisi, Ada Fariz RM hingga Ammar Zoni

BNN mencatat bahwa ekspos pemberitaan selebriti pengguna narkoba tidak selalu menciptakan efek jera. Terbukti dari kasus serupa terus berulang seperti pada kasus musisi Fariz RM hingga aktor Ammar Zoni yang menjadi bukti bahwa pendekatan ini dinilai kurang efektif.

Sebagai gantinya, BNN kini memprioritaskan rehabilitasi bagi artis pengguna narkoba. Kepala BNN mengaku tidak takut kehilangan atensi dan "tidak butuh popularitas" untuk menangkap artis pengguna narkoba.

Meski begitu, BNN akan tetap melakukan penindakan bagi artis atau publik figur yang ikut berperan sebagai bandar atau pengedar narkoba.

Baca Juga: 5 Fakta Mengejutkan Jarred Shaw, Pebasket Asal Amerika Terjerat Kasus Narkoba Usai Ketahuan Selundupkan Ganja dalam Permen, Kini Terancam Hukuman Mati

"Kita tidak butuh popularitas untuk menangkap artis. Lebih fokus ke rehabilitasi untuk pengguna, karena kemungkinan mereka juga jadi korban," ujar Kepala BNN.

"Penindakan keras tetap kami lakukan kalau dia sebagai pengedar atau bandar narkoba. Artinya pelaku harus diminta pertanggungjawaban hukum," tandasnya.

Pendekatan ini sejalan dengan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2010, yang mendorong rehabilitasi untuk pengguna dengan barang bukti di bawah batas tertentu.

Baca Juga: Ngaku Jadi Mantan Pecandu, Epy Kusnandar Bersyukur dan Berterima Kasih Usai Jalani Rehabilitasi Atas Kasus Narkoba

Dengan fokus pada rehabilitasi, BNN berharap dapat membantu artis keluar dari jerat narkoba tanpa stigma berat yang dapat menghambat proses pemulihan mereka.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X