"Tapi yang perlu digaris bawahi, saya datang bukan sebagai tersangka, kalau tersangka bukan begitu modelnya," imbuhnya lagi.
Ia kembali menegaskan bahwa ia diundang dan datang penuhi undangan sebagai bentuk konsep ketaatan pada pemerintah dan ia memberikan semua informasi yang dibutuhkan oleh KPK.
"Jadi tidak ada hubungannya saya dengan korupsi, jauh sekali," tegasnya.
Ia menegaskan mengapa ia mengatakan dirinya jauh dari kata korupsi pada pemanggilan itu karena ia tak memiliki peranan apa-apa dalam pemerintah, ia menegaskan bahwa dirinya bukan mantan menteri agama ataupun staf di Kementrian Agama.
Ia hadir di KPK sebagai pemilik praktisi dilapangan yang kebetulan memiliki travel haji sehingga ia mengetahui seluk beluk pelaksanaan dan pengelolaan kuota haji.
Khalid Basalamah juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK.
Hal ini dibenarkan oleh Budi Prasetyo yang menyatakan bahwa keterangan Khalid Basalamah banyak membantu proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dan kuota haji di Kementrian Agama.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Siap Beri Klarifikasi atas Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop di Masa Jabatannya Jadi Menteri di Kemendikbud Ristek
Nadiem Makarim Akui Bingung Mengapa Pengadaan Laptop Pada Eranya Menjadi Skandal Dugaan Korupsi: Saya Lahir dan Dibesarkan di Keluarga Anti Korupsi...
Begini Wujud Uang Sebesar Rp11.8 Triliun yang Telah Disita Kejagung dari Kasus Korupsi Ekspor CPO Wilmar Group
Tumpukan Uang Korupsi 11,8 T Lebih Tinggi dari Mount Everest! Jerome PolinĀ Bongkar 5 Hal Mengejutkan dari Hasil Hitungannya soal Kasus CPO Wilmar
Bantah Tak Kabur! Nadiem Makarim Hadir Pada Pemeriksaan di Kejagung Atas Dugaan Korupsi Rp 9,9 Triliun, Ungkap Beberapa Bantahan