Sebab dengan ditutupnya selat tersebut maka perdagangan global dan logistik akan terganggu sebab pengiriman bahan baku, komponen elektronik, dan barang konsumsi akan terhambat.
Dalam segi militer, penutupan Selat Hormuz disebut akan berisiko memicu konflik militer yang lebih luas, melibatkan AS, negara-negara Teluk, dan kekuatan angkatan laut Uni Eropa.
Untuk itu saat ini berbagai pihak di seluruh dunia disebut menyatakan kekhawatiran atas eskalasi ini dan dampaknya terhadap stabilitas regional maupun global.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
5 Fakta Pahit Haji RI Dibongkar Nota Diplomatik Saudi, Jemaah Risiko Tinggi Diminta Tak Lagi Dikirim Seenaknya
DPRD Jember Usulkan 2 Raperda Anyar, Bupati Gus Fawait: Regulasi Ini Selaras dengan Arah Kebijakan Pemerintah
Bantah Tak Kabur! Nadiem Makarim Hadir Pada Pemeriksaan di Kejagung Atas Dugaan Korupsi Rp 9,9 Triliun, Ungkap Beberapa Bantahan
Ramai Pengunjung, Alun-Alun Jember Dinilai Kurang Rindang dan Perlu Penertiban PKL
Penjualan Paket Wisata 3B Naik 10 Persen, Kemenpar Siapkan Transportasi Laut dan Atraksi Regeneratif di Bali Barat-Utara
Rizky Ridho Ungkap Pesan Romantis untuk Istri, Suami Sendy Aulia Berhasil Buat Hati Netizen Meleleh: Jangan Lelah...