Pantauan di lapangan, tidak sedikit dari pengunjung memanfaatkan Alun-alun untuk berolahraga hingga berkumpul bersama keluarga dan teman-teman.
Hal serupa juga dirasakan Rizal, warga asli Kecamatan Wuluhan, yang rutin mengajak keluarganya mengunjungi alun-alun setidaknya sekali dalam sebulan.
“Biasanya kami ke sini saat hari libur, seperti hari Minggu atau malam Minggu. Kalau tidak ke sini ya paling ke kolam renang,"
"Tapi alun-alun ini jadi pilihan utama karena gratis dan bisa dinikmati semua anggota keluarga,” ujar Rizal saat ditemui bersama istri dan tiga anaknya.
Perubahan Alun-alun yang cukup signifikan membuat Rizal merasa tempat ini menjadi lebih ramah untuk berlibur bersama keluarga.
Meski puas dengan kondisi saat ini, Rizal berharap pemerintah bisa menambah fasilitas peneduh, seperti pohon rindang atau gazebo, agar pengunjung bisa lebih nyaman terutama saat datang di siang hari.
“Kalau bisa ada lebih banyak pohon atau tempat berteduh, jadi tidak terlalu panas. Apalagi kalau datang pagi atau siang hari, biar bisa lebih santai,” sarannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Usai Viral, Begini Kondisi Toilet di Alun-Alun Jember, Masyarakat Dibuat Kaget
Niat Banget! Pria Ini Bawa Peralatan Profesional untuk Live Streaming di Alun-alun Jember, Netizen: Jangan Live di Trotoar
Tanggapi Keluhan Masyarakat, PKL Alun-Alun Jember Mulai Ditertibkan
Ada Penutupan Jalan di Alun-Alun Jember saat Demo Ojol dan Anniversary Persid, Ini 3 Jalur Alternatif yang Bisa Digunakan dari Surabaya ke Banyuwangi
Wujudkan Kebersihan Alun-Alun dan Beri Ruang Para PKL, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Dirikan Food Street di Jalan Kartini
Film dr. Soebandi Tayang Tiap Akhir Pekan di Alun-Alun Jember, Mengenang Kisah Pejuang Kemerdekaan yang Namanya Abadi di Bumi Pandhalungan