Dirjen PHU Kemenag, Hilman Latief, mengingatkan bahwa masih banyak pembimbing haji atau mitra dari KBIHU yang mendorong jemaah risti untuk menjalankan ibadah sunnah terlalu sering.
Padahal, aktivitas fisik di Tanah Suci cukup berat. Arab Saudi meminta agar pembimbing dan keluarga bisa menahan diri dalam memaksakan ibadah di luar yang wajib.
3. Seleksi Kesehatan Diminta Lebih Ketat untuk Musim Haji 2026
Dalam nota tersebut, Arab Saudi secara jelas berharap adanya peningkatan ketat dalam seleksi kesehatan.
Penyakit berat seperti gagal ginjal (yang memerlukan cuci darah) sebaiknya menjadi alasan tidak diberangkatkan. Pemerintah Saudi mengisyaratkan bahwa faktor kemanusiaan tidak boleh mengalahkan pertimbangan medis.
4. Keluarga Jemaah Diminta Tak Ikut Memaksakan Keberangkatan
Nota diplomatik ini juga menyentil soal peran keluarga. Banyak kasus di mana keluarga tetap memberi izin bagi anggota yang sudah sakit berat untuk berangkat haji, padahal mereka sangat rentan.
Saudi mengingatkan bahwa pelaksanaan haji adalah ibadah fisik yang sangat menguras tenaga, bukan semata perjalanan spiritual.
5. Sorotan Kesehatan Jadi Prioritas
Meskipun terdapat beberapa catatan lain, sebagian besar disebut telah diselesaikan Kemenag. Namun, sorotan soal kesehatan jemaah risti menjadi poin utama yang terus diulang dalam evaluasi Saudi.
Harapan ke depan, sistem seleksi dan pengawasan akan menjadi lebih manusiawi dan realistis.
Penyelenggaraan haji bukan hanya soal kuota dan transportasi. Di balik itu, ada tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa setiap jemaah yang berangkat benar-benar siap secara fisik maupun mental.
Nota diplomatik dari Arab Saudi tahun ini bisa menjadi cermin bagi Indonesia untuk berbenah, terutama dalam memprioritaskan keselamatan jemaah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Resmi Haji! Ananda Omesh Bagikan Kisahnya Bareng Dian Ayu Saat Melaksanakan Wukuf di Arafah: Kami Berdua...
Menag Konfirmasi Tidak Ada Pembahasan Terkait Pembatasan Kuota Haji Indonesia hingga 50 Persen Seperti yang Diberitakan, Simak Fakta Selengkapnya
6 Jam Tertahan di Bandara, Begini Penjelasan PPIH soal Jemaah Haji Kloter Kertajati yang Diisukan Terlantar
Suhu Makkah Tembus 46 Derajat, PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Diri Ibadah Sunnah Jelang Pulang ke Tanah Air
Tya Ariestya Kenang Momen Syahdu saat di Arafah, Haji 2025 Jadi Titik Balik Hidup