Selain di daerah sungai antrokan, sepanjang kali Bondoyudo, Kabupaten Lumajang juga sering kali muncul buaya.
Tidak hanya disana, di Desa Padosaman Lumajang sebelah timur pasar Yosowilangun juga sering keluar buaya.
Baca Juga: Nahas! Pria di Gumukmas Jember Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Curi 9 Ekor Ayam
“Buaya juga sering kali muncul di sepanjang kali Bondoyudo. Sering keluar juga di Padosaman sebelah timur pasar Yosowilangun,” tandasnya.
Sebagai informasi, di Padosaman yang juga sering keluar buaya itu adalah sungai alam yang tidak difungsikan oleh Belanda.
Saat Indonesia masih dijajah oleh Belanda, arus sungai Bondoyudo Lumajang mengalir ke arah Kencong melalui belakang Balai Desa Keting menuju laut. Lalu pada sekitar tahun 1940, oleh Belanda arus air diluruskan keselatan langsung ke laut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kisruh Konflik Lahan di Taman Nasional Tesso Nilo, Kapolda Riau Tegas Bersuara Bela Hak Gajah, Tokoh Adat Ikut Dukung Penertiban Kawasan Hutan TNTN
Garuda Berikan Laporan Terbaru Terkait Investigasi Laporan Kehilangan Barang di Pesawat dan Ungkap akan Jalin Koordinasi dengan Pihak Kepolisian
Buka RTAR ke 33, Kader PMII FIB UNEJ Luncurkan Kumpulan Karya Tulis Berjudul Zine
Momen Bahagia Anies Baswedan Sambut Cucu Pertama Bikin Warganet Salfok, Tanggal Lahir Putra Mutiara Baswedan Hampir Sama dengan Jokowi?
4 Fakta TN Tesso Nilo di Riau, Kawasan Konservasi Gajah yang Tergerus Sawit, Ternyata Habitat Potensial Harimau Sumatera!